Connect With Us

Incar Bocah, 2 Pria Gasak Motor Modus Tukar Kunci di Kosambi Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 29 September 2024 | 12:46

Barang bukti motor curian yang disita Polres Metro Tangerang Kota dari pelaku curanmor di wilayah Tangerang, Minggu 29 September 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Fenomena anak di bawah umur membawa sepeda motor makin marak terjadi. Hal ini tak lepas dari keterlibatan orang tua yang memberikan izin anaknya untuk membawa sepeda motor.

Dampaknya, selain kecelakaan, mereka kerap jadi korban kriminalitas. Seperti yang dialami bocah remaja usia belasan warga Kampung Rawa Lumpang, Kelurahan Selembaran Jati, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Pada Minggu, 22 September 2024 sekira pukul 17.30.00 WIB, korban kehilangan motornya karena dikelabui dua pelaku curanmor.

Kapolsek Teluknaga AKP Wahyu Hidayat menjelaskan peristiwa tersebut bermula saat korban remaja itu hendak membeli obat di  warung menggunakan sepeda motor.

Saat berhenti, korban bertemu dengan 2 pelaku yakni TS, 28, S, DPO.

"Lalu 2 pelaku ini mengajak korban berbincang dan berpura-pura bertanya. Peran TS mengalihkan perhatian korban, sementara S berperan menukar kunci motor korban tanpa sepengetahuan korban," jelasnya, Minggu 29 September 2024.

Korban yang kebingungan lantaran kunci motornya salah, disarankan untuk pulang dan mengambil kunci motor cadangan di rumah, lantaran motor itu masih terbilang baru.

Pelaku berpura-pura menjaga motor korban selama Ia mengambil kunci di rumah.

"Berhasil mengelabui Korban, Pelaku langsung membawa kabur motor korban. Saat kembali ke lokasi, korban melihat motornya sudah tidak ada. Kemudian korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Teluknaga," ungkapnya.

Pasca mendapat laporan tersebut, unit Reskrim Polsek Teluknaga, Polres Metro Tangerang Kota langsung melakukan serangkaian penyelidikan di TKP hingga diketahui identitas pelaku ternyata residivis kasus curanmor.

"TS ditangkap di Kampung Duri, Cengkareng Jakarta Barat. Sementara pelaku S menjadi DPO. Masih dilakukan pengejaran," ujarn Wahyu.

Saat ditanyakan barang bukti motor, TS mengaku menjual motor hasil curiannya itu ke penadah berinisial AM dan MT (DPO).

Dari tangan penadah AM, petugas berhasil mengamankan 4 unit sepeda motor hasil curian pelaku, kunci dan STNK motor.

Rupanya pelaku mengaku telah melakukan pencurian dengan modus yang sama tersebut selama 10 kali di wilayah Tangerang dan Jakarta Barat.

"Kedua pelaku yang tertangkap saat ini berada di sel tahanan Polsek Teluknaga. Disangkakan dengan Pasal 363 KUHP, Pencurian dengan pemberatan, Pasal 480 KUHP dengan pidana penjara paling lama 12 Tahun," pungkas Wahyu.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill