Connect With Us

Desa Mekar Jaya Sepatan Kelola Sampah Pakai Teknologi Insinerator Tanpa Asap

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 12 Juni 2025 | 19:22

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid meninjau Insinerator Tanpa Asap untuk mengelola sampah Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Rabu 11 Juni 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang mulai mengoperasikan Insinerator Tanpa Asap dalam mengelola sampah di lingkungan tersebut.

Insinerator adalah alat atau fasilitas untuk mengolah sampah dengan cara membakar dengan suhu tinggi.

Teknologi ramah lingkungan yang digagas Kepala Desa Mekar Jaya Ali Gozali bersama Yayasan Kaum Muda 17 ini diresmikan langsung Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Rabu 11 Juni 2026. 

Maesyal mengapresiasi inisiatif dan inovasi pengelolaan sampah berbasis teknologi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki potensi pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada kepala desa dan Kawan Muda 17 atas inisiatif luar biasa dalam mengelola sampah dengan teknologi yang ramah lingkungan," ujarnya.

Ia menggarisbawahi pentingnya inovasi pengelolaan sampah yang tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pengelolaan sampah yang baik akan menjadi simbol kemajuan peradaban dan tanggung jawab sosial warga.

Adapun insinerator yang diresmikan hari ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah desa, kelompok pemuda Desa Mekar Jaya yang tergabung dalam Kelompok Muda 17, serta dukungan teknis dari LPP Universitas.

Teknologi ini dirancang untuk membakar sampah tanpa menghasilkan asap yang mencemari udara, sekaligus menciptakan peluang ekonomi melalui pengelolaan sampah organik menjadi produk bernilai seperti pupuk untuk komoditas pertanian.

“Saya berharap, kolaborasi antara Desa Mekar Jaya bersama kelompok pemuda, serta pihak universitas ini menjadi contoh yang bisa ditiru desa-desa lain di Kabupaten Tangerang,” katanya.

Ali Gozali, Kepala Desa Mekar Jaya menyatakan proyek ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program lingkungan hidup yang telah dicanangkan Pemkab Tangerang dan upaya mewujudkan desa yang bersih, sehat, dan berdaya secara ekonomi.

“Kami berharap melalui insinerator ini, masyarakat lebih sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan dan aktif dalam pengelolaan sampah secara mandiri," ujar Ali.

Pihaknya juga telah mulai mengembangkan bank sampah dan produk pertanian berbasis organik seperti bayam dan jamur tiram yang bisa dijadikan nilai tambah untuk masyarakat.

HIBURAN
VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

Selasa, 28 April 2026 | 08:01

Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill