Connect With Us

Pemkab Tangerang Larang Keras Merokok di Seluruh Fasilitas Publik, Siapkan Smoking Area

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 30 September 2025 | 17:57

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menandatangani komitmen penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang meningkatkan ketegasan dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Fokus utama kebijakan ini adalah menghapus praktik merokok sembarangan di seluruh fasilitas publik demi melindungi kesehatan masyarakat.

Dalam Pertemuan Tim Satgas KTR, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah hingga camat untuk segera bertindak.

"Tidak ada lagi praktik merokok di ruang kerja, ruang tunggu, maupun fasilitas umum yang digunakan masyarakat luas," tegas Bupati.

Meskipun Maesyal secara gamblang mengakui bahwa dia seorang perokok, namun ia tetap berkomitmen menegakkan perda tersebut.

“Walaupun saya perokok, saya berkomitmen mendukung penuh Perda Kawasan Tanpa Rokok. Tujuannya bukan membatasi usaha atau mata pencaharian, tetapi demi kesehatan bersama,” tegas Bupati.

Larangan merokok secara spesifik mencakup fasilitas-fasilitas vital, di antaranya:

  • Layanan Kesehatan: Rumah sakit, puskesmas, klinik, dan apotek.
  • Pendidikan: Sekolah dan kampus.
  • Layanan Publik dan Pemerintah: Kantor pemerintahan, ruang tunggu, dan tempat pelayanan publik lainnya.
  • Sosial: Tempat ibadah dan arena olahraga.

 

"lingkungan yang bebas asap rokok akan lebih sehat bagi anak-anak, orang tua, maupun masyarakat secara umum," imbuh Maesyal.

Untuk menjalankan Perda ini, seluruh perangkat daerah diinstruksikan segera memasang tanda larangan merokok di kawasan-kawasan yang telah ditetapkan serta melakukan sosialisasi secara masif.

Meski menerapkan larangan tegas untuk area-area tersebut, Pemerintah daerah juga tetap memberikan solusi bagi perokok dengan menyiapkan area khusus merokok (smoking area) di beberapa titik tertentu.

"Hal ini untuk menjaga keseimbangan antara hak perokok dan hak masyarakat lain yang ingin menghirup udara bersih,” jelasnya.

Penegakan aturan yang jelas dan komitmen bersama ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya rokok, baik bagi perokok aktif maupun pasif, demi menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

NASIONAL
Pertamina Belum Keluarkan Larangan Suzuki Thunder Isi BBM Bersubsidi

Pertamina Belum Keluarkan Larangan Suzuki Thunder Isi BBM Bersubsidi

Senin, 20 Juli 2026 | 18:14

Ramainya pemberitaan mengenai larangan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi pemilik sepeda motor Suzuki Thunder di sejumlah SPBU wilayah, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Pertamina Patra Niaga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill