Connect With Us

Pengawasan Napi Bebas di Tangerang Diperketat, Tingkat Kriminalitas Diprediksi Menurun

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 13 April 2020 | 21:17

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Pemerintah membebaskan narapidana dengan program asimilasi untuk menekan laju penularan Covid-19. Namun, tingkat kriminalitas di Kota Tangerang diprediksi menurun di tengah wabah Covid-19 ini.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto mengatakan pihaknya memperketat pengawasan bagi narapidana asal Tangerang yang telah dibebaskan dalam kebijakan Covid-19.

"Pengawasan ada. Karena mendapat tembusan terkait pembebasan napi. Jadi, saya minta Kasat Reskrim monitor tidak hanya kriminal umum," ujarnya saat ditemui di Mapolres Metro Tangerang Kota, Senin (13/4/2020). 

Sugeng menuturkan belum ada aksi kriminalitas yang diwaspadai terutama melibatkan residivis. Dia menyebut sejauh ini kondisi keamanan di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota relatif kondusif. 

"Kondisi masih cukup bagus dan masyarakat juga saling jaga. Kita terus melakukan patroli," jelasnya. 

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim menambahkan selama Maret 2020 jumlah kasus kriminalitas hanya 135 laporan polisi (LP).

"Lanjut untuk selama April nanti diperkirakan kurang dari 100 LP. Jadi, diprediksi menurun," pungkasnya.

Seperti diketahui, pemerintah membebaskan napi yang masuk dalam program asimilasi untuk menekan laju Covid-19. Di Lapas Pemuda Tangerang misalnya, terdapat 269 napi yang telah dibebaskan. Program pembebasan napi di tengah pandemi Covid-19 tersebut menuai polemik. Polemik muncul karena masyarakat khawatir eks napi akan kembali berulah.(RMI/HRU)

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

PROPERTI
Akses Tol Segera Dibuka, Paramount Petals Siapkan Klaster Baru 

Akses Tol Segera Dibuka, Paramount Petals Siapkan Klaster Baru 

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:52

Kabar baik bagi pencari hunian dan investor properti. Menjelang beroperasinya akses tol langsung Paramount Petals menuju ruas Jakarta-Tangerang KM 25, Paramount Land bersiap meluncurkan klaster hunian terbaru yang berada di lokasi premium.

TANGSEL
Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill