Connect With Us

Dinkes Harus Sediakan RS Pengganti RSUD Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 27 April 2020 | 18:46

Pakar kesehatan dr Handrawan Nadesul. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com- Setelah RSUD Kota Tangerang dikhususkan hanya untuk pasien COVID-19, Dinas Kesehatan setempat pun harus menyediakan rumah sakit pengganti untuk melayani pasien umum.

Hal itu ditegaskan pakar epidemiologi dari Universitas Indonesia dr Pandu Riono.

"Kalau RSUD Kota Tangerang khusus COVID-19, harus ada RS lain yang ditunjuk melayani pasien umum. Kan, RS banyak yang bisa dipakai dan dimanfaatkan," katanya, Senin (27/4/2020).

Dia menambahkan koordinasi Dinkes Kota Tangerang dengan layanan kesehatan terutama rumah sakit swasta harus terjalin. 

"Memang perlu koordinasi Dinkes. Kalau tidak ada koordinasi kasihan masyarakat. Bingung mau berobat kemana," tuturnya. 

Sementara, pakar kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Atma Jaya Jakarta dr Handrawan Nadesul mengingatkan kepada seluruh layanan kesehatan di Kota Tangerang untuk tetap melayani pasien umum.

"Diingatkan, rumah sakit tidak boleh menolak pasien sakit apapun, kecuali ada RS rujukan yang hanya menerima pasien Corona" ujarnya kepada TangerangNews, Senin (27/4/2020). 

Dia juga meminta pemerintah untuk memberikan tindakan tegas bagi layanan kesehatan baik milik pemerintah maupun swasta bila menolak pasien umum. 

"Dalam hal ini dinas harus menegur karena pasien bukan COVID-19 juga harus menerima layanan kesehatan," katanya.

Sebelumnya, insiden memilukan dialami seorang nenek bernama Ainah. Dia sakit dan memerlukan pertolongan dengan segera, tetapi ditolak di layanan kesehatan Kota Tangerang hingga akhirnya meninggal dunia di becak pada Rabu (23/4/2020). 

Sementara Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengeklaim telah memberikan teguran keras kepada pengelola klinik Yayasan Kesuma Sakti (YKS) dan manajemen RSUD Kota Tangerang atas kejadian meninggalnya seorang nenek yang tidak menerima layanan kesehatan tersebut.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

TOKOH
Ian Chavidz ASN Kota Tangerang Terpilih Ketua Alumni IPDN Angkatan 22

Ian Chavidz ASN Kota Tangerang Terpilih Ketua Alumni IPDN Angkatan 22

Sabtu, 9 Mei 2026 | 21:21

ASN Kota Tangerang Ian Chavidz Rizqiullah resmi terpilih sebagai Ketua alumni IPDN Angkatan 22 Adipati periode 2026-2030. Ia unggul telak dalam pemilihan yang digelar secara daring melalui sistem voting elektronik.

NASIONAL
Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen Dimanfaatkan 116.537 Pelanggan, Daya 900 VA ke 1.300 VA Paling Diminati

Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen Dimanfaatkan 116.537 Pelanggan, Daya 900 VA ke 1.300 VA Paling Diminati

Jumat, 8 Mei 2026 | 19:41

Program diskon tambah daya 50 persen dari PT PLN (Persero) bertajuk “Power Up Real, Listrik Aman Kerja Lancar” dimanfaatkan sebanyak 116.537 pelanggan di seluruh Indonesia selama periode 15 hingga 28 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill