Connect With Us

Kelompok Pewarta Santuni Yatim di Dapur Umum Pemuda Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 19 Mei 2020 | 20:53

Kelompok jurnalis Rumah Singgah Pewarta menyantuni anak-anak yatim di Dapur Umum,Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Selasa (19/5/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Kelompok jurnalis Rumah Singgah Pewarta Kota Tangerang menyantuni anak-anak yatim di Dapur Umum COVID-19 Pemuda di Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Selasa (19/5/2020). 

"Hari ini kami memberikan makanan untuk berbuka puasa, dan juga menyantuni anak yatim yang ada di dapur itu," kata Abdul Aziz, Ketua Rumah Singgah Pewarta Kota Tangerang saat berbuka puasa bersama dengan anak yatim. 

Santunan anak yatim dalam momentum bulan suci Ramadan 1441 Hijriah ini merupakan hasil donasi para pewarta. 

"Selain santunan, kami juga sudah menyalurkan bantuan sembako untuk kegiatan pemuda ini," katanya. 

Aziz mengapresiasi kegiatan para pemuda di dapur umum yang telah memproduksi makanan siap saji untuk dibagikan kepada warga terdampak COVID-19.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Pondok Pucung Wahyu Hidayat mengaku senang dengan adanya kunjungan para pewarta. 

"Alhamdulillah kami diperhatikan sama teman pewarta. Kami berharap ke depannya kami bisa terus berguna bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya. 

Dia menambahkan dalam 15 hari didirikan dapur ini telah menyalurkan 2.500 lebih nasi kotak siap saji. Hal ini tentu merupakan kerjasama dari berbagai pihak. 

"Terutama dari TNI. Selain anggotanya yang setiap hari membantu kami memasak di dapur. Alhamdulillah Danramil Ciledug juga sudah menjenguk dan berdonasi ke kami," pungkasnya. (RMI/RAC)

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill