Connect With Us

Begini Persiapan Fasilitas Publik di Kota Tangerang Hadapi New Normal

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 9 Juni 2020 | 15:37

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah saat sidak di Tangcity Mall, Cikokol, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah bersama Wakil Wali Kota Sachrudin dan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto, meninjau protokol kesehatan di sejumlah fasilitas publik pada masa PSBB transisi atau menjelang new normal. 

Peninjauan tersebut meliputi beberapa fasilitas transportasi publik dan pusat perbelanjaan, diantaranya Stasiun Tangerang, Stasiun Tanah Tinggi, Terminal Poris Plawad, Hotel Novotel Tangerang dan Tangcity Mall.

"Jaga jarak ya duduknya," ucap Wali Kota saat mengingatkan beberapa penumpang KRL di Stasiun Tanah Tinggi, Selasa (9/6/2020).

"Wastafel cuci tangannya jangan terlalu jauh, tambahin juga tempat duduknya supaya yang nunggu enggak berdekatan dan bisa physical distancing," intruskinya pada petugas di stasiun tersebut.

Saat meninjau gerbong KRL, Arief mengingatkan petugas agar mengikuti aturan jumlah penumpang KRL yang tak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Usai melihat stasiun dan terminal, Arief bersama jajarannya mendatangi pusat perbelanjaan Tangcity Mall dan Hotel Novotel Tangerang.

Saat tiba dilokasi, kesiapan protokol kesehatan COVID-19 sudah terlihat mulai dari pintu masuk pengunjung dimana terdapat pengecekan suhu tubuh, bilik disinfektan, dan hand sanitizer yang bahkan tersedia di tiap lantai, toilet hingga tempat ibadah.

"Kalau kita lihat disini rata-rata pusat pertokoan sudah menyiapkan protokol kesehatannya apabila nanti diizinkan oleh pemerintah untuk dibuka," jelas Walikota.

"Mereka sudah mempersiapkan baik skrining kesehatan dari awal terus ditambah cuci tangan dan jaga jarak diseluruh fasilitas yang tersedia," tambahnya.

Kendati kelengkapan protokol kesehatan sudah terpenuhi, namun Arief belum dapat memastikan kapan pusat perbelanjaan (mall) dapat dibuka kembali.

"Belum, kita masih berkoordinasi dan menunggu arahan dari Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat," terangnya.

Terkait berapa kapasitas pengunjung yang diperbolehkan, Arief menyebutkan untuk pengunjung hanya diperbolehkan dikisaran 35 persen dari jumlah pengunjung saat kondisi normal, dengan parkir dibatasi hanya 50 persen.

"Kita berharap mereka menyiapkan alat checker, jadi nanti kalau memang tempatnya ramai terpaksa akan kita tutup kembali," pungkasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia

Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia

Rabu, 29 April 2026 | 19:48

Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

TEKNO
Aplikasi Chat Buatan Elon Musk Tantang WhatsApp dan Telegram, Bakal Dirilis Global

Aplikasi Chat Buatan Elon Musk Tantang WhatsApp dan Telegram, Bakal Dirilis Global

Rabu, 29 April 2026 | 08:42

Platform milik Elon Musk kembali meluncurkan layanan baru di sektor komunikasi, bernama XChat. Aplikasi ini mulai tersedia secara global dan sudah bisa digunakan oleh sebagian pengguna, termasuk di Indonesia.

NASIONAL
Ratusan Buruh Bawa 11 Tuntutan ke Monas di May Day 2026, Minta Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah

Ratusan Buruh Bawa 11 Tuntutan ke Monas di May Day 2026, Minta Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah

Kamis, 30 April 2026 | 14:46

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyiapkan 11 tuntutan utama yang akan disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional, Jumat, 1 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill