Connect With Us

Yuk Kuliah di UMT, Berikut Berbagai Keunggulannya

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 1 Juli 2020 | 10:33

Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com–Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) saat ini merupakan salah satu kampus yang paling diminati di Kota Tangerang, Banten.

Selama 10 tahun berkiprah, UMT kini mengelola 8 Fakultas dan 1 Program Pascasarjana, yang terdiri dari 26 Program Studi meliputi 3 Program Diploma, 19 Program Sarjana, 2 program profesi dan 2 Program Pascasarjana.

Jumlah mahasiswa UMT secara keseluruhan mencapai 17.233 orang dan terus bertambah setiap tahunnya.

Rektor UMT Ahmad Amarullah mengatakan UMT memiliki banyak keunggulan sehingga bisa menjadi kampus terbesar di Provinsi Banten. Berikut sejumlah keunggulan kuliah di UMT:

HIBURAN
Finalis Miss Japan 2026 Meet and Greet di Tangerang, Disambut Tari Lenggang Cisadane hingga Cicipi Sate Ayam

Finalis Miss Japan 2026 Meet and Greet di Tangerang, Disambut Tari Lenggang Cisadane hingga Cicipi Sate Ayam

Sabtu, 7 Februari 2026 | 22:57

Suasana Victoria Square, Kota Tangerang mendadak meriah dengan kehadiran tamu-tamu istimewa dari Negeri Sakura.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill