Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pihak Kepolisian melakukan penyelidikan terkait viralnya video aksi pemalakan yang dilakukan oleh sejumlah preman kepada para pedagang yang mangkal di kawasan Alam Sutera, Pinang, Kota Tangerang.
Kapolsek Pinang Iptu Tapril mengatakan, pihaknya segera melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku.
"Pasti dilakukan penyelidikan sudah saya perintahkan Kanit Serse melakukan cek TKP," ujarnya, Kamis 15 Desember 2021.
Dalam video yang viral terlihat pemalak menggunakan sepeda motor. Mereka berjumlah dua orang yang berboncengan dalam satu motor.
Dalam video berdurasi sembilan detik tersebut juga, kedua pemalak itu menggunakan sepeda motor matik hitam.
Sementara itu, seorang pedagang di lokasi berinisial FQ membenarkan kalau semalam baru saja dimintai uang tersebut. Menurutnya nominal uang yang diminta tidak tentu.
FQ sendiri mengaku tidak merasa keberatan karena dirinya menumpang berjualan di wilayah kampung orang.
"Semalem sudah, tidak nentu mintainnya. Kadang malam Jumat kadang hari lainnya. Tidak keberatan sih, Rp5 ribu doang tau diri lah namanya numpang di kampung orang. Sama akamsi (anak kampung sini) yang mintain," katanya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGBandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali menjadi target empuk jaringan narkotika internasional.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews