Connect With Us

Cerita Nuriah Pemudik Asal Cipondoh Tempuh Perjalanan 18 Jam ke Jawa Tengah

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 21 April 2023 | 09:40

Ilutstrasi kepadatan arus mudik. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com- Nuriah, warga Asal Cipondoh Kota Tangerang menceritakan pengalamannya dalam perjalanan mudik menuju Cilacap, Jawa Tengah.

Tahun ini, ia menempuh perjalanan hingga 18 jam akibat terjadi macet di beberapa titik.

"Tangerang-Cilacap 18 jam 30 menit. Macetnya enggak tertolong" kata Nuriah dikutip dari detik.com, Jumat 21 April 2023.

Awalnya, ia memulai keberangkatan dari Cipondoh, Kamis 20 April 2023, pukul 00.00 WIB dini hari. Lalu, perjalanannya harus terhambat lantaran terjebak macet di sejumlah ruas tol.

"Untuk awalnya start (dari) Tangerang pukul 24.00 masih dalam perjalanan, macet Bekasi-Karawang 5 jam, rest area macet, Pejagan macet, Brebes macet," ucapnya.

Imbasnya, hingga pukul 16.34 Nuriah masih tertahan di Jalan Bumiayu-Purwokerto. Padahal, biasanya ia hanya memerlukan waktu tempuh sekira 7 jam perjalanan dari Tangerang ke Cilacap, Jawa Tengah.

Menurutnya, kemacetan terjadi lantaran bertepatan dengan puncak arus mudik Lebaran 2023.

"Tahun lalu cuma 7 jam mudik. Tahun ini 18 jam 30 menit totalnya,"tutupnya.

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill