Connect With Us

Tabrak 3 Petugas Dishub, Mahasiswa Mabuk di Tangerang Terancam 5 Tahun Penjara 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 4 Juli 2023 | 21:39

Tersangka MD, 21, usai menabrak tiga petugas Dishub Kota Tangerang karena dalam pengaruh minuman keras saat mengemudikan mobil, Minggu, 2 Juli 2023 (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- MD, 21, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Satlantas Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya dalam kasus penabrakan terhadap tiga petugas dinas perhubungan (Dishub) Kota Tangerang.

Tiga petugas Dishub Kota Tangerang berinisial AF, HS dan RH tertabrak oleh MD saat tengah melakukan pemasangan barier untuk mensterilkan kawasan tugu Adipura yang akan dijadikan area Car Free Day (CFD) sekaligus Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG-PKK) ke- 51 tahun tingkat Kota Tangerang, Minggu, 2 Juli 2023, sekira pukul 02.00 WIB. 

Kasat Lantas Kompol Joko Sembodo menjelaskan penetapan tersangka dilakukan setelah menaikan status dari penyelidikan ke penyidikan, berdasarkan hasil olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti yang di amankan.

"Benar, sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak, Senin, 3 Juli kemarin, setelah menaikan status dari penyelidikan ke penyidikan," kata Joko Sembodo dalam keterangannya kepada wartawan, pada Selasa, 4 Juli 2023.

Berdasarkan hasil penyidikan, dapat dipastikan tersangka yang masih berstatus sebagai mahasiswa tersebut kurang konsentrasi dalam mengemudi akibat terpengaruh minuman keras (miras).

Saat kejadian, tersangka menerobos barier penutup jalan, kemudian menabrak dua motor, serta tiga petugas Dishub Kota Tangerang dan mobil yang sedang terparkir.

"Tiga petugas dishub yang mengalami luka adalah AF, HS dan RH yang saat itu sedang berada di jalan Veteran tepatnya depan SMAN 2 Kota Tangerang, Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang," paparnya.

Menurut laporan, kondisi dari tiga petugas Dishub dishub yang tertabrak di antaranya satu korban berinisial RH mengalami patah tulang tangan Kanan, AF menderita luka robek di paha dan tersiram air panas, serta HS mengalami luka bakar karena tersiram air panas. 

Ketiganya hingga kini masih dalam perawatan lanjutan di RSUD Kota Tangerang.

"Setelah mendapatkan laporan adanya peristiwa tersebut petugas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk lakukan olah TKP dan mengamankan pelaku maupun barang bukti," katanya. 

Hasil pemeriksaan tersangka bahwa  beberapa jam sebelumnya, tersangka mengaku telah menenggak miras pada salah satu kafe di wilayah Sukasari, Kota Tangerang dengan miras yang dibawa sendiri oleh pelaku ke tempat tersebut.

Atas kelalaiannya dan terpengaruh minuman keras hingga mabuk saat berkendara, tersangka MD dijerat polisi dengan pasal 310 ayat (1), (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009  tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Korban mengalami kerugian materi dan non materil yakni luka ringan hingga luka berat, ancaman hukumannya diatas 5 tahun penjara," pungkasnya.

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

NASIONAL
PLN Raih Satya JKN Awards 2026, Pertahankan Predikat Terbaik Nasional Dua Tahun Beruntun

PLN Raih Satya JKN Awards 2026, Pertahankan Predikat Terbaik Nasional Dua Tahun Beruntun

Rabu, 4 November 2026 | 18:21

PT PLN (Persero) kembali meraih penghargaan Satya JKN Awards 2026 sebagai badan usaha milik negara (BUMN) terbaik nasional.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill