Connect With Us

Pabrik Palet Plastik di Jatiuwung Ludes Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 12 Januari 2024 | 18:49

Kobaran api yang membakar pabrik produksi palet plastik di Kampung Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, ludes terbakar, Jumat 12 Januari 2024, siang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah pabrik produksi palet plastik di Kampung Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, ludes terbakar, Jumat 12 Januari 2024, siang.

Kepala BPBD Kota Tangerang Kamaludin Azizi mengatakan peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 12.20 WIB.

Ali yang belum diketahui sumbernya ini tiba-tiba membakar bahan baku plastik yang mudah terbakar, hingga merambat ke bangunan gedung.

"Jenis bahan plastik yang terbakar dari butiran plastik sama palet plastik. Area yang terbakar 2.000 meter persegi," katanya di lokasi.

BPBD yang mendapatkan laporan langsung terjun ke lokasi dengan menerjunkan 11 unit armada, di antaranya 3 unit dari UPT Periuk, 5 unit dari Mako, 2 unit dari UPT Cibodas dan 1 unit dari Pos Keroncong. Sementara jumlah personel sekitar 50 orang.

"Pemadaman masih terus dilakukan sampai pukul 14.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiw ini. Untuk penyebab kebakaran di duga korsleting listrik. Kerugian belum bisa kita taksir, karena masih dalam penanganan," jelas Kamal.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill