Connect With Us

Pemkot Tangerang Beri Pendampingan Balita Korban Pencabulan Ibu Kandung

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 Juni 2024 | 18:47

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Jatmiko. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang merespon cepat kasus dugaan pencabulan balita yang dilakukan ibu kandungnya sendiri berinisial R.

Diketahui, terduga pelaku ber-KTP di Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Namun sejak 5 tahun lalu, pindah ke Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Jatmiko menjelaskan kasus saat ini telah ditangani oleh Direktorat Siber Polda Metro Jaya. Pihaknya pun telah melakukan pertemuan dengan Ketua RT 01, RW 02, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, pada Minggu 2 Juni 2024, kemarin.

Pertemuan dilakukan bersama Satgas PPA Larangan, Polsek Ciledug, Polda Metro Jaya.

“Dalam kasus ini, kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Kepala UPTD PPA Kota Tangesel untuk mendatangi, penanganan dan pendampingan lanjutan. Mengingat, korban atau pun pelaku tinggal di area Kota Tangsel,” jelas Jatmiko Senin 3 Juni 2024.

Ia pun menjelaskan, saat ini DP3AP2KB Kota Tangerang terus meninjau dan menerima update perkembangan kasusnya, untuk turut serta dalam proses penanganan yang dibutuhkan.

“Kami sudah siap melakukan pendampingan dan memfasilitasi apa yang sekiranya dibutuhkan korban atau lainnya dalam kasus ini. Seperti pendampingan dokter atau pun lainnya,” tegas Jatmiko.

Jatmiko mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang agar jangan ragu untuk melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pasalnya, pelaporan adalah kunci dalam pencegahan dan ketepatan dalam penanganan.

“Dengan kepedulian dan kepekaan seluruh pihak, mari kita satukan kekuatan dan berpartisipasi dalam upaya melindungi mereka para perempuan dan anak-anak di Kota Tangerang. Jangan ragu laporkan kasus keserasan yang kalian saksikan atau ketahui,” tegasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Geber Dokumen Kesiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan 6,3 Hektare

Pemkot Tangerang Geber Dokumen Kesiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan 6,3 Hektare

Selasa, 28 Juli 2026 | 17:32

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memulai penyusunan dokumen kriteria kesiapan (readiness criteria), sebagai bagian dari dukungan terhadap rencana pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill