Connect With Us

Nunggak Pajak Dua Tahun, Pemilik Kendaraan Bermotor Didatangi Petugas Samsat Cikokol

Redaksi | Sabtu, 29 Juni 2024 | 20:05

Pegawai UPT Samsat Cikokol saat menggelar rapat optimalisasi pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Pemilik kendaraan bermotor yang menunggak pajak lebih dari dua tahun didatangi petugas Samsat Cikokol, Kota Tangerang. 

Sekretaris Bapenda Provinsi Banten, Rita Prameswari selaku Plh Kepala UPT Samsat Cikokol mengatakan, cara ini dilakukan dalam upaya pengoptimalan pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor (PKB).

Disebutkan, pihaknya menyiapkan dua tim kerja sebanyak 15 petugas untuk melakukan pendataan kendaraan bermotor yang belum membayar pajak dengan cara datang langsung ke lokasi alamat pemilik kendaraan.

"Dua tim itu kami sebar ke wilayah kecamatan yang memiliki jumlah tunggakan terbesar, saat ini yaitu Kecamatan Tangerang," jelasnya.

Rita menambahkan, setiap petugas dibebankan sebanyak 20 berkas wajib pajak yang perlu didatangi. Diharapkan akan terdata dengan baik, apakah kendaraan tersebut masih dimiliki, sudah dijual, sudah ditarik leasing atau lain sebagainnya.

Jika kendaraan masih dimiliki dan belum membayar pajak maka pihaknya akan menurunkan tim penagihan. "Harus sampai dapat, buat pernyataan kapan sanggup bayar, dan terus kita ingatkan," tegas Rita.

Diinformasikan sejumlah rumah yang didatangi petugas tim itu adalah para wajib pajak yang memiliki tunggakan pajak sedikitnya 2 tahun. 

"Hasil pendataan dari kedua tim tersebut rencananya akan terlaporkan pada Senin 1 Juli 2024. Dari data tersebut kita bisa menindaklanjuti agar jumlah tunggakan yang kami miliki di Samsat Cikokol bisa berkurang," pungkas Rita Prameswari. 

KAB. TANGERANG
Korban Banjir 2 Meter di Cikande Tangerang Minta Bantuan ke Presiden

Korban Banjir 2 Meter di Cikande Tangerang Minta Bantuan ke Presiden

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:24

Korban banjir setinggi 2 meter di Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang meminta bantuan jajaran pemerintah pusat hingga ke Presiden Prabowo Subianto.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill