Connect With Us

Keluarga Tidak Menyangka Ita Dibunuh Teman Kerjanya di Pakuhaji: Kok Tega!

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 6 Desember 2024 | 17:22

Karmini, ibu Ita Kartika, korban pembunuhan teman kerjanya di Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Jumat 6 Desember 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Keluarga Ita Kartika, tidak menyangka gadis berusia 22 itu menjadi korban pembunuhan di semak-semak pinggir Kali Cisadane, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Padahal, pelaku berinisial INI, 27, ini teman kerja korban dan ayah korban di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang.

"Enggak nyangka, pelaku itu satu kerjaan dengan suami dan anak saya, kok tega sampai membunuh anak kesayangan kami," kata Karmini, ibu korban sambil menangis, ketika ditemui di rumahnya di Nagrak, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Jumat 6 Desember 2024.

Karmini, menceritakan saat itu putrinya berangkat kerja seperti biasanya, pada Senin, 2 Desember 2024 petang. Namun, ketika sudah jam pulang kerja, Ita tidak kunjung sampai rumah, hingga membuat keluarga khawatir.

"Saya nunggu anak saya, kan bapaknya satu kerjaan, kok bapaknya pulang tapi dia (Ita) belum pulang ke rumah. Saya sebagai ibu khawatir, apalagi dia wanita," katanya.

Akhirnya, kelurga melaporkan hilangnya korban tersebut ke Polsek Jatiuwung dengan nomor laporan B/07/XII/2024/JTU. Tanggal 04 Desember 2024, polisi menindak lanjuti kasus kehilangan seseorang.

"Saya sama suami langsung ke Polsek Jatiuwung. Alhamdulillah diterima dengan baik, pihak Kepolisian bertindak dengan cepat menyebarkan foto anak saya ke beberapa daerah," ujarnya.

Akhirnya terungkap Ita dibunuh rekan kerjanya INI, saat diajak main usai pulang kerja. Motif pembunuhan tersebut lantaran pelaku sakit hati disebut kulitnya hitam dan tidak akan punya pacar kalau tidak dijodohkan.

Ita dipukul dengan kayu dan tangan kosong hingga meregang nyawa di semak-semak pinggir Kali Cisadane, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Tak hanya itu, sepeda motor korban juga digadai oleh pelaku.

Karmini meminta kepada pihak berwajib untuk segera mengusut secara tuntas pembunuhan tersebut dan menghukum pelaku seberat-beratnya. "Kami sekeluarga minta kasus diusut sampai pelaku dihukum berat," tegasnya.

TANGSEL
Genjot Ekonomi Daerah, Pemkot Tangsel Perluas 5.000 Titik Wi-Fi Gratis Berbasis Rumah Ibadah

Genjot Ekonomi Daerah, Pemkot Tangsel Perluas 5.000 Titik Wi-Fi Gratis Berbasis Rumah Ibadah

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memacu penetrasi inklusi digital guna mendukung transformasi ekonomi daerah.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill