Connect With Us

Mahasiswa Tuntut UMT Buka Hasil Audit Keuangan PP Muhammadiyah

Yanto | Rabu, 8 Januari 2025 | 17:50

Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Muhammad Asrul. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Muhammad Asrul menyampaikan hasil konsolidasi terkait tunjangan kinerja (tukin) dosen yang belum dibayarkan selama 13 bulan.

Dalam aksi yang digelar, Asrul menegaskan pihaknya telah berhasil bertemu dengan Wakil Rektor III yang membidangi kemahasiswaan untuk mendiskusikan permasalahan ini.

“Ya, hasil daripada aksi kami hari ini memang berbuah pertemuan dengan Wakil Rektor III yang memang membidangi kemahasiswaan,” ungkap Asrul, Rabu 8 Januari 2025.

Menurut Asrul, salah satu tuntutan utama dari konsolidasi tersebut adalah transparansi hasil audit keuangan kampus yang dilakukan oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

"Beberapa tuntutan kami berupa hasil audit transparansi. Hasil audit yang kami inginkan adalah memang harus jelas," tegasnya.

Namun, pihak rektorat beralasan belum dapat memberikan hasil audit secara langsung.

Mahasiswa pun memberikan tenggat waktu selama empat hari hingga Senin mendatang untuk menyampaikan hasil transparansi tersebut kepada pimpinan pusat.

“Senin nanti, kami menunggu hasil transparansi tersebut agar bisa kami kaji dan cek, di mana kira-kira permasalahan pokoknya. Atau jangan-jangan ada dugaan penyelewengan. Hal itu yang nantinya menjadi dasar kami untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” lanjutnya.

Terkait janji rektorat untuk segera membayarkan gaji dan tunjangan dosen, Asrul menilai hal tersebut merupakan kewajiban kampus yang semestinya sudah dilaksanakan.

“Ucapan Warek (Wakil rektor) tadi yang menyebutkan bahwa hari ini akan dibayarkan gaji dan tunjangan itu sebenarnya bukan hal luar biasa. Itu adalah kewajiban kampus untuk memenuhi hak-hak seluruh dosen,” tegas Asrul.

Puncak permasalahan, menurut Asrul, terletak pada manajemen keuangan kampus yang perlu diperiksa lebih mendalam. 

"Kita mesti periksa, apakah ini karena kegagalan manajemen keuangan atau memang kita tidak punya uang? Nah, hal tersebutlah yang ingin kami coba sama-sama cek melalui hasil transparansi audit PP Muhammadiyah nantinya," tutupnya.

PROPERTI
Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Rabu, 22 April 2026 | 16:50

Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

KAB. TANGERANG
Dinsos Kabupaten Tangerang Jaring 105 PMKS pada 2025, Gepeng Paling Banyak

Dinsos Kabupaten Tangerang Jaring 105 PMKS pada 2025, Gepeng Paling Banyak

Jumat, 24 April 2026 | 22:17

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang telah menjaring sebanyak 105 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang berada di wilayahnya sepanjang periode 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill