Connect With Us

Waduh! Kasus Covid-19 di Indonesia Naik Lagi, 1 Orang Dikabarkan Meninggal

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 7 Desember 2023 | 18:42

Ilustrasi COVID-19. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kasus Covid-19 di sejumlah negara mengalami kenaikan jelang libur panjang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, tak terkecuali Indonesia.

Hal itu dibenarkan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dr. Maxi Rein Rondonuwu. Dia menyatakan, kasus Covid-19 di Indonesia tiap pekannya cenderung mengalami kenaikan.

"Kasus konfirmasi rata-rata per hari itu di 40, barangkali 35 sampai 40 per hari," ujar Maxi dalam konferensi pers pada Rabu, 06 Desember 2023, dikutip dari CNBC Indonesia.

Maxi menjelaskan, jumlah tersebut berdasarkan data yang diperoleh dari pemeriksaan infeksi virus SARS-CoV-2 pada sekita 1.000 hingga 1.100 orang per hari. Hasilnya, varian Omicron Subvarian XBB 1.5 masih mendominasi.

Lanjutnya, sebanyak 131 orang tengah menjalani perawatan akibat terpapar Covid-19. Kendati begitu, dia menyatakan rata-rata kasus Covid-19 di Indonesia masih di bawah level 1 atau tergolong rendah.

Senada, Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Erlina Burhan membeberkan, Indonesia termasuk negara yang mengalami kenaikan jumlah kasus Covid-19 selain Singapura dan Malaysia, bahkan angkanya mencapai tiga kali lipat pada periode Oktober hingga November 2023.

Berdasarkan temuan IDI, tercatat pada 2-8 Oktober 56 kasus, 9-15 Oktober 51 kasus, 16-22 Oktober 67 kasus, 23-29 Oktober 64 kasus, 30 Oktober-5 November 2023: 90 kasus, 6-12 November 96 kasus, 13-19 November 141 kasus, dan 20-26 November 151 kasus terkonfirmasi dengan 1 kasus kematian.

"Jadi tiga kali ini peningkatannya kalau kita lihat dari Oktober ke November," ucapnya.

Namun meski mengalami lonjakan, kasus Covid-19 belum memasuki taraf yang mengkhawatirkan lantaran tergolong rendah. Menurut Erlina, Hal itu dapat dilihat pada  tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy ratio/BOR) di Jawa Barat yang masih kurang dari tiga persen pada periode September hingga November 2023.

"Jadi, kita lihat di sini memang tidak tinggi, rendah-rendah saja. Namun, memang terjadi lonjakan kasus juga kalau kita bandingkan Oktober-November, ini yang terjadi kenaikan," tukasnya.

KAB. TANGERANG
121 Insiden Kebakaran Terjadi di Kabupaten Tangerang dalam Sebulan

121 Insiden Kebakaran Terjadi di Kabupaten Tangerang dalam Sebulan

Senin, 27 Juli 2026 | 19:30

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 121 peristiwa kebakaran yang terjadi terjadi sejak 1 Juli hingga 26 Juli 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KOTA TANGERANG
Akui Kemacetan Tak Bisa Diatasi Sepenuhnya, Maryono Minta Petugas Dishub Perbanyak Hadir di Jalan

Akui Kemacetan Tak Bisa Diatasi Sepenuhnya, Maryono Minta Petugas Dishub Perbanyak Hadir di Jalan

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:21

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill