KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 3.454 personel personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa sejumlah massa dari kalangan buruh dalam rangka memperingati May Day atau Hari Buruh Internasional di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Mei 2024.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pihaknya siap memberikan pengamanan, pelayanan aksi penyampaian pendapatan di muka umum, yang akan dilakukan oleh elemen buruh tersebut.
Kendati begitu, Ade Ary mengimbau agar massa unjuk rasa tertib, serta menghormati pengguna jalan lain dan tetap mematuhi aturan perundang-undangan yang berlaku dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
"Lakukan aksi dengan aman dan tertib kami siap melakukan pengamanan dan pengawalan," ujarnya.
Sebagai tambahan, Partai Buruh bersama Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dengan total massa aksi sebanyak 50 ribu orang dalam peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional.
Adapun tuntutan dari para buruh dalam aksi unjuk rasa ini ialah mencabut Omnibus law UU Cipta Kerja dan HOSTUM atau Hapus OutSourcing Tolak Upah Murah.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama tim gabungan melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan untuk meminimalisir dampak sebaran abu vulkanik yang mengendap di badan jalan.
PT Sasmaya Media Integrasi, perusahan penyedia solusi teknologi dan konstruksi tertarik menginvestasikan dana senilai hampir Rp1 triliun ke aset daerah Provinsi Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews