Connect With Us

Cair Agustus, Cara Cek Bansos Kemensos 2024

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 6 Agustus 2024 | 15:30

Ilustrasi Bantuan Sosial. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pada bulan Agustus 2024, terdapat berbagai jenis bantuan sosial (bansos) akan dicairkan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan beras, dan bantuan pangan non tunai (BPNT). 

Penerima bantuan harus dipastikan sudah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yakni mereka yang kurang mampu secara ekonomi atau rentan terhadap risiko sosial. 

Berikut adalah daftar bansos yang disalurkan pemerintah pada Agustus 2024.

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Diluncurkan sejak 2007 untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan, PKH disalurkan dalam empat tahap melalui transfer dana langsung atau kantor pos. Besaran bantuan bervariasi sesuai kelompok penerima:

   - Balita (0-6 tahun): Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun).

   - Ibu hamil dan masa nifas: Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun).

   - Siswa Sekolah Dasar (SD): Rp 225.000 per tahap (Rp 900.000 per tahun).

   - Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP): Rp 375.000 per tahap (Rp 1.500.000 per tahun).

   - Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA): Rp 500.000 per tahap (Rp 2.000.000 per tahun).

   - Lansia berusia 70 tahun ke atas: Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun).

   - Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun).

2. Bantuan Beras 10 Kg

Bantuan ini ditujukan kepada keluarga penerima manfaat yang tidak mampu, berdasarkan data dari Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 9 triliun untuk 22 juta keluarga di seluruh Indonesia.

3. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

BPNT diberikan kepada keluarga dengan kondisi sosial ekonomi 25% terendah di daerah pelaksana. Bentuknya berupa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dapat digunakan. Nominal bantuan sebesar Rp 200.000 per bulan, diberikan setiap dua bulan sekali pada tanggal 25.

Untuk memastikan telah terdaftar sebagai penerima bansos, dapat mengeceknya melalui langkah-langkah berikut:

  1. Buka browser di perangkat.
  2. Masukkan alamat situs: cekbansos.kemensos.go.id.
  3. Isi informasi provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan tempat tinggal Anda.
  4. Ketikkan nama lengkap sesuai KTP, termasuk gelar jika ada.
  5. Masukkan kode verifikasi yang muncul di layar. Jika kode sulit dibaca, klik ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.
  6. Klik tombol "Cari Data".
  7. Sistem akan menampilkan daftar penerima manfaat di wilayah yang Anda input.
SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

NASIONAL
Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21

PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill