Connect With Us

Jadi Pionir Perdagangan Karbon Internasional, PLN Diapresiasi Utusan Presiden 

Fahrul Dwi Putra | Senin, 3 Februari 2025 | 12:23

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo dalam acara ESG Sustainability Forum 2025 yang diselenggarakan oleh CNBC Indonesia pada Jumat, 31 Januari 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo mengapresiasi PT PLN (Persero) lantaran menjadi perusahaan Indonesia pertama yang terlibat dalam perdagangan karbon internasional. 

Menurutnya, ini menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam mengurangi emisi dan mendorong investasi hijau di tanah air. 

"Saya lihat cukup positif, signifikan untuk mendorong dan nanti membuka untuk investor-investor luar negeri, bisa membeli carbon credit di Indonesia, dan nanti likuiditas itu akan masuk ke pasar domestik kita," ujar Hashim dalam acara ESG Sustainability Forum 2025 yang diselenggarakan oleh CNBC Indonesia pada Jumat, 31 Januari.

Hashim menjelaskan, keputusan untuk membuka perdagangan karbon internasional merupakan hasil rapat tim yang dipimpinnya bersama Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Kehutanan, dan Dewan Ekonomi Nasional. 

Dalam rapat tersebut, direkomendasikan agar pelaku pasar luar negeri turut berpartisipasi di bursa karbon domestik. Sebab, potensi besar Indonesia di bidang kehutanan dan solusi berbasis alam selama ini belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh pelaku pasar domestik, sehingga langkah ini akan membuka peluang investasi baru.

"Jadi ini suatu langkah yang saya bisa umumkan hari ini, itu berdasarkan rapat yang saya pimpin kemarin, ini supaya likuiditas, likuiditas yang sekarang sudah siap di luar negeri bisa masuk dan menghidupi pasar karbon di dalam negeri yang namanya IDXCarbon," bebernya.

Dalam hal ini, PLN turut mengambil bagian dengan melakukan offset emisi dan perdagangan karbon langsung melalui platform yang dinamakan PLN Climate Click, yang telah beroperasi sejak 2023. 

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menambahkan, PLN siap menjadi garda terdepan dalam menurunkan emisi melalui peran aktif dalam mengembangkan ekosistem perdagangan karbon di Indonesia.

"Peluncuran perdagangan karbon luar negeri ini menjadi langkah konkret PLN dan Pemerintah Indonesia untuk mengatasi bencana iklim yang semakin nyata," imbuhnya.

Executive Vice President Transisi Energi dan Keberlanjutan PLN Kamia Handayani mengungkapkan, secara resmi PLN mulai ikut serta dalam perdagangan karbon internasional pada Senin, 20 Januari 2025. Kamia menyebutkan bahwa ada 1,78 juta ton CO2e Sertifikat Pengurangan Emisi (SPE) milik PLN yang telah diotorisasi oleh pemerintah untuk dijual ke off-taker luar negeri. Langkah otorisasi ini penting untuk menghindari risiko double counting pada unit karbon yang diperdagangkan. 

Lebih lanjut, pembukaan pasar karbon internasional merupakan implementasi dari Artikel 6 Perjanjian Paris, sesuai dengan hasil COP29 di Azerbaijan pada November tahun lalu. 

"Jadi memang pertama-tama kami sampaikan apresiasi kepada Pemerintah tadi disampaikan oleh Pak Hashim sudah mengadakan rapat secara khusus, sehingga akhirnya Pemerintah menyepakati untuk membuka pasar karbon luar negeri. Ini merupakan langkah yang positif untuk meningkatkan demand dan mendorong investasi hijau dalam negeri," tutupnya.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill