Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TANGERANGNEWS.com-Indonesia berhasil naik ke posisi ke-28 dalam klasemen sementara perolehan medali Olimpiade Paris 2024.
Gregoria Mariska Tunjung menjadi atlet pertama yang membawa pulang medali bagi Indonesia di Olimpiade ini, dengan meraih perunggu dalam cabang bulutangkis tunggal putri.
Lalu, Emas pertama Indonesia disumbangkan oleh Veddriq Leonardo dari cabang panjat tebing nomor speed pada Kamis, 8 Agustus 2024, dilansir dari DetikSport.
Rizki Juniansyah kemudian menambah perolehan medali emas bagi Indonesia dari angkat besi, dengan total angkatan seberat 354 kg, terdiri dari 155 kg untuk snatch dan 199 kg untuk clean & jerk.
Dengan tambahan emas ini, Indonesia kini menduduki peringkat ke-28 dalam klasemen perolehan medali.
Sementara Filipina berada di peringkat 25, memiliki dua emas dan dua perunggu. Sedangkan, Thailand menempati peringkat 32 dengan perolehan satu emas, tiga perak, dan dua perunggu.
Saat ini, Amerika Serikat masih memimpin klasemen dengan total 30 medali emas, 38 perak, dan 35 perunggu.
China berada di peringkat kedua dengan 28 emas, 25 perak, dan 19 perunggu, diikuti oleh Australia di peringkat ketiga dengan 18 emas, 14 perak, dan 13 perunggu.
Klasemen Sementara Olimpiade Paris 2024
1. Amerika Serikat: 30 emas, 38 perak, 35 perunggu
2. China: 28 emas, 25 perak, 19 perunggu
3. Australia: 18 emas, 14 perak, 13 perunggu
4. Prancis: 14 emas, 18 perak, 21 perunggu
Negara-Negara Asia Tenggara
25. Filipina: 2 emas, 2 perunggu
28. Indonesia: 2 emas, 1 perunggu
32. Thailand: 1 emas, 3 perak, 2 perunggu
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Direktur media daring Ekbisbanten.com, Ismatullah, memenuhi undangan klarifikasi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten pada Senin, 26 Januari 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews