KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Timnas Indonesia harus menelan kekalahan 1-2 dari China dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Qingdao Youth Football pada Selasa, 15 Oktober 2024.
Atas hasil tersebut, Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tetap mengapresiasi para pemain yang sudah berjuang maksimal dan menunjukkan perlawanan cukup sengit sepanjang pertandingan.
Shin mengakui bahwa anak asuhnya sudah mencoba berbagai cara untuk bisa mencuri poin dari tuan rumah.
Namun, China yang bermain di hadapan pendukung sendiri tampak memiliki motivasi yang lebih besar dalam pertandingan ini.
"Baik China maupun Indonesia sebetulnya sama-sama menunjukkan keinginan untuk menang. Akan tetapi, keinginan Tiongkok jauh lebih besar," jelas Shin.
Meski kecewa dengan hasil pertandingan, pelatih asal Korea Selatan ini meminta timnya untuk tidak terlalu lama meratapi kekalahan tersebut.
Shin menegaskan, Timnas Indonesia akan bangkit dan lebih siap dalam laga-laga selanjutnya, yang dijadwalkan berlangsung pada November 2024 mendatang.
"Timnas Indonesia bakal mempersiapkan diri lebih baik untuk pertandingan berikutnya dengan kondisi yang jauh lebih baik," tambahnya.
Kekalahan dari China ini menjadi yang pertama bagi Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Meski begitu, posisi Garuda di Grup C masih aman di peringkat 5 dengan raihan 3 poin.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAntusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews