Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com- Timnas Indonesia harus menelan kekalahan 1-2 dari China dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Qingdao Youth Football pada Selasa, 15 Oktober 2024.
Atas hasil tersebut, Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tetap mengapresiasi para pemain yang sudah berjuang maksimal dan menunjukkan perlawanan cukup sengit sepanjang pertandingan.
Shin mengakui bahwa anak asuhnya sudah mencoba berbagai cara untuk bisa mencuri poin dari tuan rumah.
Namun, China yang bermain di hadapan pendukung sendiri tampak memiliki motivasi yang lebih besar dalam pertandingan ini.
"Baik China maupun Indonesia sebetulnya sama-sama menunjukkan keinginan untuk menang. Akan tetapi, keinginan Tiongkok jauh lebih besar," jelas Shin.
Meski kecewa dengan hasil pertandingan, pelatih asal Korea Selatan ini meminta timnya untuk tidak terlalu lama meratapi kekalahan tersebut.
Shin menegaskan, Timnas Indonesia akan bangkit dan lebih siap dalam laga-laga selanjutnya, yang dijadwalkan berlangsung pada November 2024 mendatang.
"Timnas Indonesia bakal mempersiapkan diri lebih baik untuk pertandingan berikutnya dengan kondisi yang jauh lebih baik," tambahnya.
Kekalahan dari China ini menjadi yang pertama bagi Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Meski begitu, posisi Garuda di Grup C masih aman di peringkat 5 dengan raihan 3 poin.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGSeorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews