Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok
Senin, 29 Juni 2026 | 19:00
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TANGERANGNEWS.com- Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia Shin Tae-yong menyebut skuadnya kurang baik untuk menghadapi Guinea dalam play-off Olimpiade Paris 2024, Kamis, 9 Mei 2024 di Clairefontaine, Prancis.
Hal ini dikarenakan absennya sejumlah pemain dalam laga penentuan untuk perebutan tiket Olimpiade Paris 2024.
Pemain tersebut antara lain, Rizky Ridho karena kartu merah pada pertandingan semifinal Piala Asia U-23 melawan Uzbekistan, kemudian Justin Hubner tidak dilepas klubnya, Cerezo Osaka. Begitu juga dengan Elkan Baggott yang tidak dilepas oleh klubnya Ipswich Town.
Pelatih asal Korea Selatan itu menyayangkan sejumlah klub yang menahan pemainnya untuk membela Timnas. Padahal, Indonesia tidak memiliki banyak kesempatan untuk bisa lolos ke Olimpiade.
"Apalagi ini kesempatan terakhir untuk lolos Olimpiade tapi saya merasa kesulitan, sangat disayangkan," ucap Shin Tae-yong dalam konferensi pers.
Dia juga menyebut telah menganalisis permainan dari Guinea melalui rekaman-rekaman video. Menurutnya, Guinea tidak dapat dianggap remeh lantaran memiliki susunan pemain yang kuat dan bermain di Eropa.
Meski cukup khawatir, Shin Tae-yong bersama para anak asuhnya akan berusaha keras untuk membawa hasil yang baik ke Indonesia.
"Jadi dengan skuad yang ada sekarang ini kita harus bekerja keras sampai akhir supaya kita bisa mendapat hasil yang baik," katanya.
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TODAY TAGBulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews