Connect With Us

Shin Tae-yong Ragukan Skuad Timnas Indonesia untuk Hadapi Guinea, Ini Alasannya

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 9 Mei 2024 | 12:55

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-Yong. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com- Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia Shin Tae-yong menyebut skuadnya kurang baik untuk menghadapi Guinea dalam play-off Olimpiade Paris 2024, Kamis, 9 Mei 2024 di Clairefontaine, Prancis.

Hal ini dikarenakan absennya sejumlah pemain dalam laga penentuan untuk perebutan tiket Olimpiade Paris 2024.

Pemain tersebut antara lain, Rizky Ridho karena kartu merah pada pertandingan semifinal Piala Asia U-23 melawan Uzbekistan, kemudian Justin Hubner tidak dilepas klubnya, Cerezo Osaka. Begitu juga dengan Elkan Baggott yang tidak dilepas oleh klubnya Ipswich Town. 

Pelatih asal Korea Selatan itu menyayangkan sejumlah klub yang menahan pemainnya untuk membela Timnas. Padahal, Indonesia tidak memiliki banyak kesempatan untuk bisa lolos ke Olimpiade.

"Apalagi ini kesempatan terakhir untuk lolos Olimpiade tapi saya merasa kesulitan, sangat disayangkan," ucap Shin Tae-yong dalam konferensi pers.

Dia juga menyebut telah menganalisis permainan dari Guinea melalui rekaman-rekaman video. Menurutnya, Guinea tidak dapat dianggap remeh lantaran memiliki susunan pemain yang kuat dan bermain di Eropa.

Meski cukup khawatir, Shin Tae-yong bersama para anak asuhnya akan berusaha keras untuk membawa hasil yang baik ke Indonesia.

"Jadi dengan skuad yang ada sekarang ini kita harus bekerja keras sampai akhir supaya kita bisa mendapat hasil yang baik," katanya.

BISNIS
Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Jumat, 12 Juni 2026 | 13:16

Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.

BANTEN
Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:30

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill