Connect With Us

Kepergok, Jambret Ditangkap Warga Pondok Aren

Rachman Deniansyah | Kamis, 30 April 2020 | 14:33

Ilustrasi Jambret saat beraksi. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Aksi jambret di wilayah Arinda, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (29/4/2020) berhasil digagalkan warga. Pelaku pun langsung diamankan di sekitar lokasi.

Sontak, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB itu pun menyedot perhatian warga. Kejadian penangkapan jambret itu direkam warga dan akhirnya viral di media sosial. 

Terlihat dalam video berdurasi sembilan detik itu, terdapat seorang yang diduga pelaku dengan rambut kribo, tak bisa berbuat banyak lantaran telah dikepung massa.

Beruntung, tak lama kemudian, petugas kepolisian berhasil mengamankannya. Pelaku pun digelandang ke Mapolsek Pondok Aren untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto membenarkan tentang adanya penangkapan jambret tersebut. 

Namun, ia enggan untuk menjelaskan kronologinya lebih lanjut. Saat ini, pelaku sedang diperiksa oleh pihaknya. 

"Pelakunya masih diperiksa dan di-BAP. Masih kita lidik," ucap Afroni saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2020).

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren Iptu Hitler Napitupulu menuturkan bahwa saat ditangkap, pelaku tengah menjambret telepon genggam milik korbannya. Namun hingga kini, korban masih enggan membuat laporan polisi (LP). 

"Ya ambil HP kemarin, namun korbannya tidak mau buat LP. Dengan alasan yang penting HP kembali dan korbannya tidak mau repot," jelas Hitler. 

Meski demikian, proses hukum bagi pelaku masih tetap berjalan. Saat ini penyelidikan dan penyidikan masih tetap dilakukan.

"Intinya pelaku tetap diproses. Sudah diproses sesuai aturan," tutupnya. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill