Connect With Us

Nekat Beroperasi, Delta Spa & Lounge Serpong Digerebek Polisi

Rachman Deniansyah | Selasa, 6 Oktober 2020 | 22:37

Tampak depan Delta Spa & Lounge yang berlokasi di wilayah Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (6/10/2020) petang. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Delta Spa & Lounge yang berlokasi di wilayah Serpong, Tangerang Selatan digebrek aparat Kepolisian lantaran kepergok beroperasi di tengah pandemi COVID-19, Selasa (6/10/2020) petang.

Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra saat dikonfirmasi awak media. 

"Pukul 17.30 WIB digerebek. Dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19. Jadi dalam Perwal (Peraturan Wali Kota Tangsel) kan (tempat hiburan) wajib tutup, makanya kami grebek," ujar Angga.

Dalam operasinya itu, polisi beserta petugas gabungan Polres mengamankan sejumlah terapis dan pengunjung tempat pijat tersebut.

Namun ia belum memberikan informasi jumlah orang yang diamankan tersebut.

"Kami amankan orangnya. Terapis-terapis gitu ada. Kalau jumlah nanti sama Satpol PP saja, karena nanti kami serahkan ke Satpol PP," ucapnya. 

Angga membeberkan, bahwa selama ini tempat pijat khusus kaum pria tersebut buka dengan cara tersembunyi agar tidak diketahui penegak hukum.

"Iya, buka diam-diam dan yang bisa masuk hanya member. Jadi untuk bisa masuk, memang milih-milih. Kalau enggak member enggak bakal dikasih masuk. Jadi dia kucing-kucingan," katanya.

Untuk saat ini, Angga mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan dan penyelidikan terhadap hasil penggerebekan tersebut. 

Sementara ini, belum terdapat tanda-tanda atas adanya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dilakukan oleh di lokasi tersebut.

"Ini masih didata, belum selesai dan belum mengarah ke sana (TPPO). Kami juga enggak temukan alat kontrasepsi, atau segala macamnya. Saat ini kami limpahkan ke Satpol PP yang sedang menyiapkan kendaraan untuk jemput orang-orang ini ke Polres," pungkasnya. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill