Connect With Us

Aksi di Pemkot Tangsel, Mahasiswa Teriak Minta Ditemui Wali Kota Cantik

Rachman Deniansyah | Kamis, 8 Oktober 2020 | 19:50

Ratusan mahasiswa di Tangsel bergerak ke Balai Kota Tangerang Selatan meminta Airin selaku Wali Kota Tangsel datang menemui mereka untuk menerima sejumlah tuntutan, Kamis (8/10/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Usai menyampaikan aspirasi ke wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), ratusan mahasiswa di Tangsel bergerak ke Balai Kota Tangerang Selatan, Kamis (8/10/2020).

Ratusan mahasiswa dari organisasi PMII, HMI, KAMMI, GMNI, SEMMI, IMM, dan Hikmahbudhi itu meminta Airin, selaku Wali Kota Tangsel datang menemui mereka untuk menerima sejumlah tuntutan. 

Dalam orasinya dari atas mobil komando, Ramadhan, salah satu orator aksi meminta Airin yang disebutnya sebagai Ibu cantik menemui para demonstran.

Ratusan mahasiswa di Tangsel bergerak ke Balai Kota Tangerang Selatan meminta Airin selaku Wali Kota Tangsel datang menemui mereka untuk menerima sejumlah tuntutan, Kamis (8/10/2020).

"Kami meminta Ibu cantik Airin untuk datang menemui kami. Kami minta Ibu cantik Airin untuk mendengarkan aspirasi kami," ujar Ramadhan di atas mobil komando.

Ia menyuarakan, Airin harus menemui mereka. Sebab, jika sampai tak mau menemui dan mendengar aspirasi mereka, Ramadhan menyebutnya serupa dengan penghinaan terhadap rakyat.

"Ini penghinaan terhadap Cipayung Plus, kami ingin bertemu Ibu cantik Wali Kota Tangsel. Mari rapatkan barisan kawan-kawan, hidup mahasiswa, hidup rakyat indonesia," ujarnya.

Disela-sela aksi tersebut, mahasiswa yang sempat memaksa untuk masuk ke area gedung balai kota, sempat nyaris ricuh dengan petugas keamanan. 

Ratusan mahasiswa di Tangsel bergerak ke Balai Kota Tangerang Selatan meminta Airin selaku Wali Kota Tangsel datang menemui mereka untuk menerima sejumlah tuntutan, Kamis (8/10/2020).

Massa mahasiswa kemudian ditemui Asisten Daerah (Asda) 1 Kota Tangsel, Rahmat Salam yang didampingi Kasatpol PP Mursinah. Situasi yang sempat memanas pun kembali terkendali.

Naik ke atas mobil komando, Rahmat Salam menyatakan janjinya akan menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk dapat bertemu dengan Airin.

"Saya di sini, berjanji dan memastikan untuk menjadi jembatan bagi para mahasiswa untuk bertemu ibu Airin Rachmi Diany yang saat ini sedang berada di Jakarta," ujar Rahmat.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Tangsel akan terus menampung dan mewadahi seluruh aspirasi warganya, termasuk para mahasiswa dan buruh. 

"Tentu saja Pemkot Tangsel dalam hal ini akan menampung dan mewadahi seluruh aspirasi yang dalam hal ini menuntut (dibatalkannya) Undang-undang Cipta Kerja," katanya.

Setelah ditemuai Asda 1 tersebut, perlahan-lahan massa aksi membubarkan diri. (RMI/RAC)

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill