Connect With Us

Kesbangpol Gaet Ormas Amankan Pilkada Serentak 2024 di Tangsel 

Yanto | Sabtu, 14 September 2024 | 10:42

Ilustrasi Ormas. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tangerang Selatan (Tangsel) mengajak organisasi kemasyarakatan (Ormas) hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Yayasan yang terdaftar untuk ikut mengamankan Pilkada serentak 2024.

Kepala Kesbangpol Tangsel Bani Khosyatullah mengatakan, ormas memiliki peranan penting untuk ikut menyukseskan jalannya pemilihan wali kota dan gubernur, khususnya di wilayah Tangsel.

Namun, Bani menegaskan agar para ormas harus tetap menjaga netralitas serta menghindari tindakan mengintimidasi dalam Pilkada serentak 2024.

"Pokoknya ormas di pemilihan nanti harus netral tidak boleh mengintimidasi masyarakat, harus menjaga dengan memberikan merasa aman kepada masyarakat," ujar Bani pada Sabtu, 14 September 2024.

Selain itu, Bani meminta kepada para pengurus ormas untuk terlibat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak.

"Kita berharap semua organisasi yang ada di Tangsel dapat menciptakan situasi yang kondusif dalam menghadapi pilkada 27 November mendatang," pungkasnya.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill