Connect With Us

Musim Hujan, Dinkes Tangsel Imbau Warga Jangan Sepelekan Flu

Yanto | Selasa, 21 Januari 2025 | 18:02

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar. (@TangerangNews / Tangerangnews)

TANGERANGNEWS.com-Virus influenza penyebab flu kerap menjangkit masyarakat terutama di musim hujan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel pun mengimbau masyarakat selalu mewaspadai virus yang menyerang sistem pernapasan, yakni hidung, tenggorokan, dan paru-paru tersebut.

Kepala Dinkes Kota Tangsel dr Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan flu yang sering dianggap sepele oleh masyarakat umum. Padahal, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi pada bayi dan anak berusia di bawah 5 tahun (balita).

"Virus influenza ada tipe A, B, dan C. Secara umum, gejala yang dialami bila terserang virus ini akan demam tinggi, batuk kering, sakit tenggorokan, pilek, sakit kepala, lesu, sakit otot, dan muntah-muntah," ungkapnya, Selasa 21 Januari 2025.

Namun, untuk bayi dan balita, flu juga dapat menyebabkan bronkitis (radang bronkus), pneumonia (radang paru-paru), miomistis (radang otot), ensefalitis (radang otak), dan penyakit jantung.

Oleh karena itu Dinkes Tangsel menyarankan kepada masyarakat umum untuk tidak menyepelekan flu tersebut 

"Masyarakat Kota Tangsel diharapkan untuk segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala tersebut, guna mencegah komplikasi sehingga penanganan penyakit ini lebih mudah dan cepat," ujar Allin.

Melalui informasi ini, Dinkes meminta peran masyarakat untuk menjaga kebersihan selalu teratur dan memperhatikan keadaan lingkungan sekitar.

“Mendeteksi gejala lebih awal dapat mencegah komplikasi serius dan mempercepat penanganan. Kami juga mengharapkan peran serta masyarakat dalam upaya deteksi dini untuk segera melapor jika menemukan kasus influenza,” ujar Allin.

Dengan memahami influenza lebih dalam, masyarakat Kota Tangsel lebih siap mencegah, mendeteksi, dan mengobati penyakit ini, khususnya pada anak-anak. Kesadaran dan pengetahuan adalah kunci untuk melindungi diri dari ancaman influenza.

KAB. TANGERANG
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

Rabu, 1 Juli 2026 | 10:11

Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, sejak Selasa 30 Juni 2026, pukul 12.30 WIB, hingga kini belum padam.

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

KOTA TANGERANG
Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:23

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan evaluasi terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPA Rawa Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill