Program Liburan Sekolah di Hotel Episode Gading Serpong Pererat Hubungan Orang Tua-Anak
Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:43
Memasuki musim liburan sekolah, Hotel Episode Gading Serpong kembali menghadirkan program tahunan unggulannya.
TANGERANGNEWS.com- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang kembali mengalami peretasan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.
Kini, nomor WhatsApp (WA) milik Kepala Disdukcapil Kota Tangerang turut menjadi korban peretasan setelah sebelumnya akun Instagram resmi Disdukcapil, @disdukcapiltangerangkota diretas pada 30 Oktober 2023, lalu.
"Nomor handphone 081292233503 atas nama Kepaa Disdukcapil Kota Tangerang Irman Pujahendra telah diretas/hack oleh orang tidak bertanggung jawab," tulis akun Instagram @humas_kota_tangerang dikutip Jumat, 10 November 2023.
Masyarakat diimbau agar waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan pihak-pihak tertentu. Terlebih, jika ada indikasi meminta sejumlah uang maupun data-data pribadi.
"Mohon untuk tidak menghubungi dan abaikan jika nomor tersebut menghubungi Anda," tambahnya.
Sebelumnya, akun resmi Disdukcapil, @disdukcapiltangerangkota diretas usai tiba-tiba mengunggah promosi giveaway iPhone 14 Pro Max.
Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan bahwa unggahan tersebut ialah ulah dari orang tidak bertanggung jawab yang meretas akun Instagram milik Disdukcapil Kota Tangerang.
"Kami sampaikan bahwa akun resmi Instagram Dinas Dukcapil Kota Tangerang saat ini sedang mengalami gangguan serius akibat diretas pihak yang tidak bertanggung jawab," tulis akun resmi @tangerangkota.
Sedangkan, layanan pengaduan terkait kependudukan dialihkan sementara ke nomor WhatsApp +62 851 5652 4855, atau melalui Lapor Laksa. Hingga tulisan ini dibuat belum ada konfirmasi lebih lanjut terkait akun Instagram resmi Disdukcapil Kota Tangerang yang diretas, sementara unggahan giveaway iPhone 14 Pro Max tersebut masih belum di-take down.
Ciri-ciri Nomor WA Diretas
Terdapat tanda-tanda atau ciri-ciri jika akun WhatsApp telah disadap, diretas, atau di-hack oleh orang lain. Berikut diantaranya:
1. Mengirim Pesan Tanpa Izin Pengguna
Jika akun WhatsApp mengirim pesan kepada akun lain tanpa izin atau pengetahuan pemilik nomor, ini bisa menjadi tanda bahwa akun sedang disadap.
2. Status Online Padahal Tidak Aktif
Jika status WhatsApp menunjukkan online meskipun kalian tidak sedang aktif, hal ini dapat menjadi indikator bahwa akun WA telah di-hack atau disadap.
3. Pesan Terbaca Tanpa Kalian Membukanya
Jika ada pesan yang sudah terbaca (centang dua biru) padahal belum dibuka, ini bisa menandakan bahwa akun WhatsApp sedang disadap.
4. Keluar Akun Secara Tiba-tiba
Jika akun WhatsApp keluar dengan sendirinya tanpa pemilik melakukan tindakan tersebut, ini bisa mengindikasikan upaya masuk oleh pihak lain.
5. Menerima Kode OTP Tanpa Permintaan
Jika menerima kode OTP secara tiba-tiba melalui SMS saat WhatsApp keluar, ini dapat menjadi tanda bahwa nomor sedang dikloning.
Langkah-langkah Mengatasi Penyadapan Akun WhatsApp
1. Aktifkan Verifikasi 2 Faktor
- Buka aplikasi WhatsApp.
- Pilih pengaturan atau setting.
- Gulir ke bawah, pilih opsi account.
- Aktifkan two-step verifikasi dan masukkan kode rahasia serta email pemulihan.
2. Aktifkan Pemindaian Sidik Jari
- Buka aplikasi WhatsApp.
- Pilih pengaturan atau setting.
- Pilih opsi privasi.
- Aktifkan fitur kunci sidik jari.
3. Logout dari WhatsApp Web
Pastikan selalu logout atau keluar dari WhatsApp.web setelah digunakan di perangkat lain.
4. Nonaktifkan Akun WhatsApp Jika Sudah Diretas
Jika akun sudah diretas, nonaktifkan akun WhatsApp untuk mengamankan data. Kirim email ke alamat yang dilindungi oleh robot spam untuk bantuan lebih lanjut.
Memasuki musim liburan sekolah, Hotel Episode Gading Serpong kembali menghadirkan program tahunan unggulannya.
TODAY TAGDirektur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyebut akan melakukan percepatan pemulihan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa, menyusul gangguan operasional yang terjadi pada sejumlah pembangkit listrik.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews