Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten
Minggu, 12 April 2026 | 15:51
Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
TANGERANGNEWS.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten berkomitmen mendukung peningkatan produktivitas ekonomi di Kabupaten Lebak, Banten.
Salah satu inisiatifnya adalah memberikan bantuan untuk meningkatkan akses, kualitas, dan inklusivitas bagi masyarakat kurang mampu.
Kabupaten Lebak, yang dikenal dengan masyarakat adatnya yang beragam, termasuk Kasepuhan Citorek, menerima bantuan dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli.
Bantuan ini mencakup pemasangan listrik gratis dan program pemberdayaan masyarakat adat, yang secara resmi diserahkan kepada Kasepuhan Citorek dalam sebuah acara yang dihadiri oleh tokoh masyarakat dan manajemen PLN UP3 Banten Selatan.
Kasepuhan Citorek, di mana mayoritas penduduknya bergantung pada hasil bumi sebagai mata pencaharian utama, sangat terbantu dengan inisiatif ini.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis mengungkapkan bahwa program TJSL PLN Peduli telah menjangkau 159.809 penerima manfaat melalui 382 program yang telah direalisasikan hingga Juli 2024.
"Semangat PLN untuk menerangi negeri dengan menghadirkan akses listrik yang andal juga diikuti dengan semangat mendukung peningkatan ekonomi khususnya di wilayah Kabupaten Lebak, sehingga bisa memberikan multiplier effect bagi kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Tokoh Kasepuhan Citorek Didi menyampaikan, apresiasinya atas kontribusi PLN dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat adat.
"Dengan mengadakan pelatihan pengolahan hasil bumi serta pengadaan peralatan olahan agar masyarakat adat memiliki tambahan nilai ekonomis yang mereka dapatkan dari hasil penjualan produk turunan hasil bumi tersebut," ujar Didi.
Selain itu, Abdul Mukhlis menjelaskan bahwa PLN juga memberikan bantuan pemasangan listrik gratis untuk 105 pelanggan di Kasepuhan Citorek.
Melalui program TJSL PLN Peduli, diharapkan dapat tercipta peningkatan akses penjualan hasil bumi, peningkatan kualitas ekonomi, pengurangan ketidaksetaraan, peningkatan keterampilan dan kapasitas masyarakat, serta mendukung inovasi dan pengembangan teknologi.
TODAY TAGSebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Sebuah video rekaman CCTV yang memperlihatkan ayah dan anak berboncengan sepeda motor nyaris tertabrak kereta viral di media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews