Kanopi Roboh, Polisi Periksa Pengelola AEON Mall
Kamis, 21 April 2016 | 18:20
"Sementara ini kami akan memanggil managemen untuk klarifikasi dan juga meminta keterangan," kata Kapolsek Pagedangan AKP Endang Suryawijaya, Kamis (21/4/2016).
"Sementara ini kami akan memanggil managemen untuk klarifikasi dan juga meminta keterangan," kata Kapolsek Pagedangan AKP Endang Suryawijaya, Kamis (21/4/2016).
"Tim penyelam juga kami libatkan, sebab kan kedalaman sungai mencapai 4-5 meter. Jadi lebih maksimal untuk pencariannya," ujar Kapolsek Cikupa Kompol Gunarko.
RECOMENDED"Dia terlibat mengetahui kejahatan, tapi tidak melaporkan. Dia membuang beberapa organ tubuh," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti, di Terminal 2F Bandara Soekarno Hatta, Kamis (21/4/2016).
“Benar sudah ditangkap, sebelumnya kami sudah kejar ke Malang tapi pelaku mencium kedatangan anggota kami," kata Kompol Gunarko, Kapolsek Cikupa, Kabupaten Tangerang , Kamis (21/04/2016).
TANGERANG-Kapolsek Pagedangan, Kompol Endang Sukma menjelaskan, ada kejadian pecahnya atap yang terbuat dari membran yang terjadi pada hari Rabu tanggal 20 April 2016 sekitar pukul 17.30 WIB di Kawasan Mall Aeon di musical fountain yang berada di sisi
“Ada luka lebam yang ditemukan di bagian kepala, bagian lagi masih dalam pemeriksaan, ini luka lebam-nya diduga akibat benturan benda tumpul,” ujar Humas RSUD Kabupaten Tangerang Ahmad Nizar, Rabu (20/4/2016).
TANGERANG-Pihak AEON Mall, BSD City, Kabupaten Tangerang menjelaskan bahwa benar ada peristiwa di pusat perbelanjaan yang penuh dengan sentuhan dari Jepang itu.
"Eternitnya berbahan membran plastik, bukan genteng. Tidak bisa nampung air, jadi jatuh ke dalam kena pintu kaca," katanya.
"Motor-motor yang nerjang banjir, banyak yang pada mogok mesinnya. Pokonya, banjir parahnya persis di lampu merah Sekolah Froggy dekat ICE," katanya.
"Bukannya belum boleh, karena tengah ditangani Tim DVI. Kita hormati kinerja DVI, nanti kalau sudah selesai, pasti diperbolehkan dibawa pulang oleh DVI," tutur Kombes Pol Irman Sugema, Rabu (20/4/2016).
TANGERANG-PT Marga Mandalasakti (MMS) selaku pengelola Tol Tangerang-Merak menggelar simulasi Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat (KTD) penanggulangan kecelakaan kendaraan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di jalan tol di Tempat Istirahat KM 68 arah Jakart
TANGERANG-Eri saksi kunci yang juga anak buah dari Kumayadi alias Agus terduga pemutilasi Nur Astiyah alias Nuri, 34, sempat menanyakan kepada tersangka Agus mengenai potongan tubuh yang disimpan di dalam kantung plastik warna hitam.
TANGERANG-Buntut dari apa yang diduga telah dilakukan Kepala sekolah SDN Cikuya 1, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, berinisial SHD yang tertangkap tangan warga saat berbuat mesum dengan seorang wali murid di ruangnya, Sabtu (16/4) sekitar pukul 2
TANGERANG-SHD, seorang Kepsek SDN Cikuya 1, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang tertangkap tangan warga saat tengah berbuat mesum dengan seorang wali murid di ruangnya. Peristiwa itu terjadi pada pukul 22.00 WIB, Sabtu (16/4/2016) malam.
TANGERANG-Kumayadi alias Agus , terduga pelaku pemutilasi Nur Astiyah, 34, di kontrakannya, di RT 012/01, Kampung Telaga Sari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang dikenal sering bolos dan memiliki perilaku temperamen atau mudah marah selama bekerja.
TANGERANG-Sehari setelah memutilasi Nur Astiyah alias Nuri, 34, Agus yang diduga membunuh ibu hamil tersebut memerintahkan anak buahnya yang juga saksi kunci Eri, 20, untuk mengambil kantong plastik sampah dan gergaji di Rumah Makan Padang Gumarang tem