Connect With Us

Cari Balita Hanyut di Balaraja, Masyarakat Telusuri Aliran Sungai

Mohamad Romli | Minggu, 12 Mei 2019 | 02:22

Warga setempat membantu berusaha mencari Rafi, balita berusia 2,5 tahun yang dinyatakan hilang terbawa arus drainase di Perumahan Bukit Gading Balaraja hingga larut malam. (TangerangNews/2019 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Pencarian terhadap Rafiq Safih Fatkurrohman, balita berusia 2,5 tahun yang hanyut terbawa arus drainase di Perumahan Bukit Gading Balaraja Blok I.3 Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, dihentikan sementara oleh petugas. Namun, warga setempat masih tetap berupaya mencari korban hingga Minggu (12/5/2019) dini hari.

Warga beramai-ramai mencoba menelusuri aliran sungai Cipayaeun yang menjadi aliran arus air dari drainase atau parit dari perumahan tersebut. 

"Kami masih berupaya menemukan korban dengan memonitor sekitaran lokasi sungai," ungkap Taufik, warga setempat kepada TangerangNews.

Seperti diketahui sebelumnya, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang beserta tim gabungan dari Polsek Balaraja menghentikan sementara pencarian korban, Sabtu (11/5/2019) jelang waktu berbuka puasa.

Korban diduga hanyut terbawa arus air yang cukup deras diarea jalan alteri perumahan tersebut. BACA JUGA : Balita di Balaraja Terseret Arus

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00. Saat itu korban tengah bermandikan hujan bersama tiga orang temannya. Tetapi  saat mereka bermain, itu merupakan area yang airnya deras,  sebab kondisi jalan yang  menurun. Korban hanyut terseret arus air yang masuk ke drainase yang mengalir ke drainase utama.

Air tersebut kemudian mengalir ke Sungai Cipayaeun yang arusnya cukup deras saat berlangsung musim penghujan.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

KAB. TANGERANG
Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 22:18

Warga Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat pria pada Jumat malam 2 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill