Connect With Us

Pelaku Penculikan di Cisoka Dipindah

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 18 Agustus 2010 | 10:02

Benedicta, sepupu Nova menunjukan foto Nova kepada wartawan di rumahnya. (tangerangnews / dens)


TANGERANGNEWS.com-Ningsih, warga Mauk,Kabupaten Tangerang yang diduga sebagai penculik balita di Desa Cikande RT04/04 Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang hari ini dibawa ke Polres Metro Kabupaten Tangerang. Pemindahan dilakukan, karena polisi menduga kuat wanita yang berusia sekitar 40 tahun itu mengalami gangguan kejiwaan.Sebab, selama berada di Polsek Cisoka saat diinterogasi sering melantur ucapannya.

Puta kelima dari pasangan suami istri Anisa dan Sriyono adalah satu bayi yang diduga akan diculik Ningsih. Kini bayi berusia empat bulan itu dalam kondisi sehat bersama kedua orang tuanya.

"Awalnya, biasa saja, tidak ada yang mencurigakan.Namun, ketika mendekati anak saya, saya jadi khawatir.Sebab, desas-desusnya santer sekali jika pelaku sebelumnya berusaha menculik bayi tetangga. Saya langsung mengambil anak saya yang saat itu sudah dipegang oleh pelaku," ujar Anisa yang baru mengetahui anaknya sudah dipegang Ningsih, disaat dirinya sedang menjemur pakaian.

Sementara itu, Deden, Ketua RT 04/04 mengatakan, tiba-tiba warga yang membawa Ningsih ke rumahnya."Anehnya, awalnya pembicaraan kami nyambung, namun setelah lama kelamaan tiba-tiba omongannya menjadi ngelantur. Apalagi waktu warga mengerumuninya," ujarnya.

Kini wanita yang belakanfgan diketahui memliliki dua anak itu diamankan di Polres Metro Kabupaten Tangerang. Dari hasil pemeriksaan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reserse dan Kriminal pelaku diduga mengalami kelainan jiwa.(DRA)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Rabu, 4 Februari 2026 | 23:51

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjelaskan alasan penggunaan paving block untuk memperbaiki jalan rusak di Kota Tangerang.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill