Connect With Us

Pakai Seragam TNI, Kades di Sindang Jaya Tangerang Bikin Viral Lagi

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 12 Maret 2022 | 17:24

Kepala Desa Wanakerta (tengah berbaju putih) mengembalikan seragam TNI yang dipakai. (@TangerangNews / Dok. Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Baru-baru ini Kepala Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten, Tumpang Sugian viral di media sosial lantaran menghina profesi wartawan dan kalangan LSM. Kali ini, Tumpang kembali membuat viral karena memakai seragam TNI.

Komandan Kodim 0510 Tigaraksa Letkol (Inf) Bangun Siregar merespons hal tersebut. Bangun meminta Tumpang mengembalikan seragam TNI itu. Tumpang pun menyerahkan seragam militernya. 

"Terima kasih kepada Kades Wanakerta Tumpang Sugian atas kerja samanya menyerahkan baju PDL TNI yang digunakannya (viral),” ujar Bangun, Jumat 11 Maret 2022, seperti dikutip dari Detik.

Bangun mengatakan pihaknya berharap Kades Tumpang bisa menerapkan dan mengaplikasikan ilmu kepemimpinan yang diperolehnya dari lembaga pendidikan infanteri dengan benar dan baik kepada masyarakat. “Tidak semua pemimpin punya kesempatan dilatih di lembaga tersebut,” ucap Bangun.

Bangun, yang juga dilatih di sana, menuturkan bahwa kehormatan itu tidak sebatas pada pakaian. Namun, kinerja yang baik sesuai amanah yang diberikan oleh Tuhan dan rakyat, merupakan kebanggaan yang ditunggu oleh semuanya. 

“Saya akan lebih bangga dan lebih hormat bila para kades Kabupaten Tangerang alumni Pusdikif Bandung 2022 bisa bekerja giat, benar, dan dicintai rakyatnya," ungkap Bangun.

Bangun menyebutkan Tumpang memperoleh seragam tersebut setelah dibuat sendiri. Dia menekankan bahwa tidak sembarangan orang dapat mengenakan baju loreng kebanggaan anggota TNI tersebut.

"Kalau itu sih dibuat sendiri baju loreng TNI-nya. Purnawirawan saja pun diatur menggunakan baju itu pakaian resmi TNI hanya untuk prajurit aktif," terang Bangun.

Menurut Bangun, tujuan Tumpang mengenakan seragam TNI hanya untuk menunjukkan saja kepada masyarakat bahwa baru lulus lembaga pendidikan militer. "Mungkin untuk menunjukkan bahwa beliau (Tumpang) baru lulus dari lembaga pendidikan militer," kata Bangun.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill