Connect With Us

Polsek Panongan Bongkar Pengiriman 35 Paket Ganja Lewat Motor Vespa

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 6 November 2025 | 18:51

Polsek Panongan Polresta Tangerang menunjukkan 3 tersangka jaringan narkoba antar provinsi, Kamis 6 November 2025. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Polsek Panongan Polresta Tangerang berhasil mengungkap jaringan narkoba antarprovinsi. Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi berhasil menyita 35 paket besar ganja yang dikirim dari Bogor menuju Bali melalui jasa ekspedisi. 

Untuk menghindari kecurigaan, paket ganja itu disembunyikan di dalam box motor skuter.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Andi Muhammad Indra mengatakan bahwa terungkapnya kasus ini bermula saat penangkapan seorang pria berinisial J, 19, di kontrakan di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu 25 Oktober 2025.

"Petugas kemudian melakukan penggeledahan lalu menemukan dua linting ganja yang dimasukan ke dalam bungkus rokok," ujar Indra Saat Konferensi Pers di Mapolsek Panongan, Kamis 6 November 2025.

Penangkapan tersebut dikembangkan dengan menelusuri jaringan pemasok ganja. Berdasarkan pengakuan J, polisi bergerak ke wilayah Bogor dan berhasil meringkus tiga pria, masing-masing LK, 24, AH, 44, yang merupakan oknum ASN, serta IT, 42, yang diduga menjadi pengendali sekaligus pemilik barang haram tersebut.

Petugas kemudian menggeledah rumah IT dan menemukan setengah kilogram ganja siap edar.

Dalam pemeriksaan, IT mengaku memperoleh barang terlarang tersebut dari seseorang berinisial AS, warga Deli Serdang, Sumatera Utara, yang saat ini telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Selain itu, polisi juga berhasil memperoleh informasi bahwa IT telah mengirim sebanyak 35 paket besar ganja ke Denpasar, Bali, dengan menggunakan layanan jasa ekspedisi.

"Barang narkotika ganja disembunyikan di dalam box motor Vespa yang dikemas layaknya kiriman biasa," ucapnya.

Polisi kemudian menjalin koordinasi dengan pihak perusahaan ekspedisi yang berlokasi di Curug, Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan keterangan dari perusahaan tersebut, paket yang dicurigai telah sampai di Denpasar, Bali, sehingga koordinasi dilanjutkan agar pihak ekspedisi di Bali menahan paket tersebut.

"Petugas kami berangkat ke Bali untuk menelusuri penerima paket, namun orang yang diduga penerima melarikan diri sesaat sebelum diamankan. Kini statusnya DPO," jelasnya.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain 10 linting ganja, 5 paket berukuran kecil, satu paket besar seberat 350 gram, serta satu unit motor Vespa yang di dalamnya ditemukan 35 paket besar ganja.

Indra menegaskan pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata komitmen Polresta Tangerang dalam memberantas peredaran narkotika.

Ia menyebut, jaringan tersebut beroperasi secara terorganisir dan melibatkan pelaku dari berbagai wilayah, bahkan lintas provinsi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 111 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

KAB. TANGERANG
Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Minggu, 8 Februari 2026 | 19:50

Jelang tahun baru Imlek 2577 Kongzli, puluhan warga keturunan etnis Tionghoa di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, melakukan bersih-bersih di Vihara Caga Sasana, pada Minggu 8 Februari 2026.

HIBURAN
Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:20

Menyambut Tahun Baru Imlek 2026, dunia fesyen tanah air kembali diramaikan dengan gebrakan inovatif yang memadukan tradisi dan gaya hidup modern.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill