Connect With Us

Insiden Mekkah, Pemkot Belum Dapat Informasi Jamaah Haji Asal Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 13 September 2015 | 19:20

Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah dalam sambutannya pada acara seminar kemakmuran masjid PBNU di Masjid Al Hidayah, Modernland Tangerang, Sabtu (12/09). (Rangga A Zulianzyah / TangerangNews)


TANGERANG-Tragedi runtuhnya crane yang menimpa jamaah haji dimana beberapa diantaranya Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang menunaikan ibadah di Masjidil Haram, Mekkah,  rupanya meninggalkan duka yang cukup dalam bagi Indonesia, termasuk masyarakat Kota Tangerang.

 
"Peristiwa yang terjadi kemarin, merupakan duka bagi kita semua, duka seluruh umat muslim," Ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah dalam sambutannya pada acara seminar kemakmuran masjid PBNU di Masjid Al Hidayah, Modernland Tangerang, Sabtu (12/09).

 
Arief menyampaikan bahwa hingga saat ini dirinya terus memantau informasi terkait korban yang jatuh, dirinya berharap tidak akan ada lagi korban yang jatuh, khususnya dari Indonesia dan Kota Tangerang. Untuk itu Arief meminta kepada seluruh jamaah yang hadir agar ikut mendoakan seluruh korban yang jatuh dalam tragedi tersebut.


"Kita belum tahu, apakah ada warga kita yang menjadi korban, yang pasti sebagai sesama muslim, saya minta keikhlasannya, kita doakan saudara kita yang menjadi korban, semoga Allah memberikan sebaiknya tempat disisiNya dan diberikan ketabahan bagi yang ditinggalkan." ujarnya.

BANTEN
40 Tahun Warga Cimanggu Pandeglang Lewati Jalan Rusak, Gubernur Banten Janjikan Perbaikan Tahun Ini

40 Tahun Warga Cimanggu Pandeglang Lewati Jalan Rusak, Gubernur Banten Janjikan Perbaikan Tahun Ini

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:11

Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di pelosok Banten kembali mendapat perhatian serius. Selama 40 tahun lamanya, warga Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, harus merasakan sulitnya beraktivitas

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill