Connect With Us

Membunuh Selingkuhan di Bandara karena emosi

Denny Bagus Irawan | Kamis, 30 Maret 2017 | 23:00

Jean Alter saat digiring petugas ke Mapolrestro Bandara Soekarno-Hatta. (Dira Derby / TangerangNews)

 
 
TANGERANGNEWS.com-Tersangka pembunuh Sri Wahyuni, Jean Alter Husilean (JAH) mengaku nekat menghabisi Sri karena diusir oleh korban dari Jakarta.  Penyebab Sri mengusir Jean lantaran, tersangka disangka telah berselingkuh oleh wanita lain yang juga teman Sri.

"Saya diusir sama dia (Sri), makanya diantar ke bandara. Diusir karena saya dituduh berselingkuh dengan teman dia," ujar Jean di Mapolres Metro Bandara Soekarno-Hatta, setelah tiba dari Nabire, Papua dengan menggunakan pesawat Lion Air yang delay nyaris dua jam, Sabtu (22/11).
 
Dia mengaku sebelum dibawa ke Bandara Soekarno-Hatta untuk diusir, keduanya terlebih dulu ke Puncak, Bogor. Setelah turun dari Puncak, dia lalu pergi bersama korban ke Blok M untuk minum-minum dan sempat ke Glodok, Jakarta sebelum akhirnya ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
 
 "Di sana (Blok M) emosi dia (Sri) naik. Dia bilang saya berselingkuh dengan temannya. Saya tak terima dituduh itu, setelah di bandara pas dia usir saya, baru saya cekik, itu spontan," katanya.
 
Namun, saat ditanya siapakah yang dituduhkan Sri kepada dia sehingga Sri yakin Jean Alter telah berselingkuh dengan temannya, tersangka enggan menjawab. 
 
"Saya sebagai manusia yang pasti menyesal telah membunuh dia (Sri)," katanya. 

 Ditanya apakah korban tahu dirinya memiliki anak dan istri di Nabire, Papua. "Tahu ," ujarnya.  Sedangkan saat ditanya kemana telepon selular dan dompet uang, Jean Alter diam saja dan meninggalkan wartawan seraya dikawal petugas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta.

 
Kasat Reskrim Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta AKP Ashari Kurniawan mengatakan, setelah tim kami dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengetahui JAH yang terakhir bertemu korban, pihaknya langsung memberangkatkan anggota melalui Ambon. "Kemudian sebelumnya,  kami telah berkoordinasi dengan Polres Nabire," ujarnya.  Adapun motif dari tersangka menghabisi Sri karena korban  bertengkar menuduh JAH selingkuh.

"Untuk sementara ini ada hubungan khusus antara tersangka dan korban. Dia mengaku sudah setahun berhubungan," katanya.

 Apakah betul mencekik leher korban kemudian meninggalkannya? "Benar. Tersangka JAH mencekik, ancaman hukuman 15 tahun," ujarnya.

Jean Alter rupanya tidak berdua ke Puncak, Bogor, Jawa Barat bersama Sri Wahyuni. Pasangan 'terlarang' ini bersama komunitas teman-teman Sri.  "Dia tidak berdua di Puncak. Ada teman-teman mereka," kata Kasat. 
 
Saat ditangkap, kata Kasat, tersangka sedang tertidur lelap di rumah istri bersama dua anaknya.  "Saat diamankan dia sedang tertidur. Barang bukti yang kita temukan hanya baju tersangka saat menghabisi korban," katanya. 
 
Kenapa keduanya sampai di Bandara Soekarno-Hatta,  karena saat itu Sri Wahyuni emosi, keduanya sedang mabuk, dia menilai Jean Alter telah berselingkuh. 
 
"Sebelum ke Blok M habis turun dari puncak, keduanya juga ke daerah Glodok. Emosi korban memuncak, karena tersangka menurut Sri berselingkuh dengan wanita lain," katanya.

Siapa wanita yang dituduhkan Sri Wahyuni. "Nanti itu masih dalam pendalaman. Yang jelas bahasanya tersangka dia sakit hati karena diusir dan dituduh berselingkuh," kata Kasat. 

 Benarkah korban dibunuh dengan cara dicekik? "Pengakuan tersangka seperti itu, dicekik. Tetapi kita akan terus dalami," terangnya.
 

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

KAB. TANGERANG
Rampungkan Gedung High School di Gading Serpong, MNS Hadirkan Ekosistem Belajar Berstandar Global

Rampungkan Gedung High School di Gading Serpong, MNS Hadirkan Ekosistem Belajar Berstandar Global

Rabu, 16 September 2026 | 22:24

Multimedia Nusantara School (MNS), sekolah berbasis teknologi dan karakter di bawah naungan Yayasan Multimedia Nusantara (YMN) serta Kompas Gramedia Group, resmi menyelesaikan pembangunan struktur utama Gedung High School di kawasan Gading Serpong

HIBURAN
Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel 

Selasa, 15 September 2026 | 14:46

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.

KOTA TANGERANG
Kebakaran Pabrik Bohlam di Batuceper Masih Membara, Angin Kencang Hambat Pemadaman

Kebakaran Pabrik Bohlam di Batuceper Masih Membara, Angin Kencang Hambat Pemadaman

Rabu, 16 September 2026 | 22:35

Petugas BPBD Kota Tangerang masih melakukan pemadaman kebakaran pabrik produksi bohlam, PT Global Teguh Indonesia, Jalan Pembangunan 1 Nomor 59, RT003/001, Kelurahan Bayujaya, Kecamatan Batuceper, Rabu 16 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill