Connect With Us

Camat Pinang: Restorative Justice Tingkatkan Tupoksi Penegak Hukum

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 14 Juli 2022 | 11:14

Camat Pinang Syarifudin Harja Winata. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

Camat Pinang Syarifudin Harja Winata mengatakan, program Restorative Justice semakin meningkatkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) aparat penegak hukum terutama dari Korps Adhyaksa.

“Ini memang meningkatkan tupoksi teman-teman dari penegak hukum bahwa dalam program ini kan ada kasus-kasus ringan bisa selesai,” katanya.

Selain itu, lanjut Camat, program Restorative Justice yang kini sudah dihadirkannya Rumah Restorative Justice ini juga bisa mengubah image aparat penegak hukum yang mungkin dianggap menakutkan bagi masyarakat.

“Image aparat penegak hukum kan mungkin ada yang anggap kurang bagus, tetapi sekarang bisa jadi bagus karena bisa konsultasi langsung antara penegak hukum dengan masyarakat,” tuturnya.

“Jadi, jangan punya pemikiran ini malah boomerang, malah ini enak banget masyarakat dimudahkan. Tidak hanya masalah pidana saja, tetapi masalah-masalah lain juga bisa dikonsultasikan dengan karena teman-teman dari Kejaksaan ngantor di sini (di Rumah Restorative Justice) tiap hari kan lebih gampang dibanding kita harus datang ke kantor Kejaksaannya,” lanjut Camat.

Camat mengaku dirinya sempat mendampingi pihak Kejaksaan dalam menerapkan keadilan restoratif dengan musyawarah untuk mufakat pada perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) bagi warga Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, di Rumah Restorative Justice.

“Kemarin saya terlibat langsung ikut mendampingi mediasinya, dan alhamdulillah mediasi berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Camat menambahkan jika ada warganya yang terlibat dalam perkara ringan akan didorong untuk mediasi di Rumah Restorative Justice.

“Kalau nanti ada warga bermasalah bisa kita dorong ke sini, terutama kalau permasalahannya yang berskala kecil. Kan di sini tempat penyelesaian masalah yang bisa dimediasi dengan tuntutan yang tidak besar,” pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

SPORT
Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:49

Turnamen golf di kawasan Gading Serpong kali ini bukan sekadar adu kemampuan di lapangan hijau. Pesertanya berkesempatan membawa pulang hadiah fantastis berupa rumah mewah di Gading Serpong hingga mobil listrik premium Denza D9.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill