Connect With Us

Susah Punya Anak Laki-laki, Pria Ini Dorong Istri & Anak Perempuannya ke Sumur Hingga Tewas

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 8 Juni 2021 | 13:17

Ilustrasi pembunuhan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria tega mendorong istri dan dua anak perempuannya ke sumur. Bahkan salah satu anaknya yang berusia 8 tahun tewas. 

Peristiwa ini terjadi di Chhatarpur, Negara Bagian Madhya Pradesh, India. Pelaku bernama Raja Bhaiya Yadav, 42, memgaku nekat melakukan perbuatan keji itu karena kesal tak memiliki anak laki-laki.

Terakhir, anaknya yang baru lahir tiga bulan lalu berjenis kelamin perempuan. 

Berdasarkan keterangan pejabat kepolisian setempat Rajendra Singh, peristiwa ini terjadi pada Sabtu 5 Juni 2021,, saat istri dan dua putrinya baru pulang dari rumah orangtua di Distrik Panna.

Yadav menjemput dan membawa mereka menggunakan sepeda motor ke sumur. Dia mengajak istri dan anak-anaknya ke pinggir sumur lalu didorong.

Putrinya berusia 8 tahun meninggal setelah tenggelam. Sementara sang istri dan putrinya berusia 3 bulan ditolong warga setempat.

"Istrinya mengatakan kepada polisi, Yadav marah karena melahirkan anak perempuan lagi padahal dia menginginkan anak laki-laki," kata Singh, dilansir dari INews, Selasa 8 Juni 2021.

Yadav masih diburu polisi setelah melarikan diri dari lokasi. Dia didakwa dengan tuduhan pembunuhan dan percobaan pembunuhan. (RAZ/RAC)

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

TANGSEL
Selama Ramadan ASN Tangsel Pulang Lebih Awal dan Tidak Ada Apel

Selama Ramadan ASN Tangsel Pulang Lebih Awal dan Tidak Ada Apel

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:55

Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan resmi melakukan penyesuaian ritme kerja bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill