Connect With Us

Tak mau bayar parkIr, Pengunjung Minimarket di Tangsel ditikam

Maryoto | Selasa, 11 Agustus 2015 | 00:44

Ilustrasi Pisau Berdarah (istimewa / TangerangNews)

 

TANGERANG SELATAN-Gara-gara tak mau bayar uang parkir, pengunjung minimarket di Pondok Aren, Kota Tangsel ditikam pisau oleh petugas parkir.


   Menurut Kapolsek Pondok Aren Kompol Bachtiar Alponso peristiwa mengemparkan warga yang ada  di depan minimarket Murah Mart  yang berlokasi di Jalan Raya Ceger,  Kelurahan Jurang Mangu Timur, sekitar pukul 21.00 WIB.


   "Ketika itu korban Damar Rajasa berbelanja di minimarket tersebut dengan mengendarai motor. Kemudian korban memarkirkan motornya di depan toko.  Namun saat korban hendak pergi tidak membayar uang parker kepada pelaku," ujar Kapolsek.


   Sedangkan  Ilham Hairul,21,  sebagai petugas parkir ditempat tersebut marah.  Lalu pelaku menikam korban dengan  pisaunya ke arah leher korban.  Namun, sabetan Ilhan berhasil ditangkis korban, hingga hanya mengenai bagian betis dan tangan.

   Korban bahkan sempat merebut pisau dari tangan pelaku. Tetapi tangannya terluka parah, sehingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk diobati.


  Tak lama kemudian tersangka dibekuk petugas di tempat tongkrongan di Jalan Ceger, Jurangmangu Timur, Kota Tangsel . Kini tersangka mendekam di sel tahanan Polsek Pondok Aren untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

SPORT
3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa

3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa

Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39

Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.

WISATA
Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:58

Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill