Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Upaya aksi perampokan dengan modus kempes ban yang terjadi di wilayah BSD,Serpong Tangerang Selatan, Jumat (12/1/2018) pagi tadi, berhasil digagalkan anggota Satlantas Polres Tangsel.
BACA JUGA :
Diungkapkan oleh Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin kepada TangerangNews.com, aksi pelaku berhasil digagalkan berkat kesigapan anggotanya, saat sedang melakukan patroli di sekitar lokasi tersebut, yang memang tak jauh dari Kantor Mapolres Tangsel di Jalan Promoter, Serpong, BSD.
"Begitu dapat laporan, anggota Satlantas langsung melakukan pengejaran dari German Centre ke arah promoter, dan dari arah sebaliknya juga dilakukan penutupan arus di simpang promoter, hingga pelaku dapat tertangkap di depan Perumahan Puspita Loka BSD," terangnya.

Selain berhasil mengamankan kedua orang pelaku, yang diketahui berinisal AP, 27, dan AY 26, kelima petugas pun dengan sigap menyelamatkan kedua pelaku dari amukan massa yang geram dengan perbuatan keduaya.
"Ada lima anggota Satlantas yang berhasil mengamankan pelaku dan menyelamatkannya dari amukan massa," jawabnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang wanita berinisal YP, 40, nasabah bank BNI BSD mengalami perampokan usai dirinya mengambil uang dari Bank tersebut. YP yang mengendarai sebuah mobil saat itu berhenti dikarenakan mobilnya mengalami kempes ban yang ternyata dilakukan oleh kedua pelaku tersebut. Beruntung pihak kepolisian dari Satlantas Polres Tangsel cepat datang dan menggagalkan aksi tersebut.(RAZ/HRU)
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews