Connect With Us

Begini Aksi Anggota Satlantas Bekuk Begal Kempes Ban di Serpong

Yudi Adiyatna | Jumat, 12 Januari 2018 | 16:00

Anggota Satlantas Polres Tangsel berhasil mengamankan kedua perampok modus kempes ban yang beraksi di wilayah BSD, Serpong, Tangsel, Jumat (12/1/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Upaya aksi perampokan dengan modus kempes ban yang  terjadi di wilayah BSD,Serpong Tangerang Selatan, Jumat (12/1/2018) pagi tadi, berhasil digagalkan anggota Satlantas Polres Tangsel.

BACA JUGA :

Diungkapkan oleh Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin kepada TangerangNews.com, aksi pelaku berhasil digagalkan berkat kesigapan anggotanya, saat sedang melakukan patroli di sekitar lokasi tersebut, yang memang tak jauh dari Kantor Mapolres Tangsel di Jalan Promoter, Serpong, BSD.

"Begitu dapat laporan, anggota Satlantas langsung melakukan pengejaran dari German Centre ke arah promoter, dan dari arah sebaliknya juga dilakukan penutupan arus di simpang promoter, hingga  pelaku dapat tertangkap di depan Perumahan Puspita Loka BSD," terangnya.

Pelaku

Selain berhasil  mengamankan kedua orang pelaku, yang diketahui berinisal AP, 27, dan AY 26, kelima petugas pun dengan sigap menyelamatkan kedua pelaku dari amukan massa yang geram dengan perbuatan keduaya.

"Ada lima anggota Satlantas yang berhasil mengamankan pelaku dan menyelamatkannya dari amukan massa," jawabnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang wanita berinisal YP, 40, nasabah bank BNI BSD mengalami perampokan usai dirinya mengambil uang dari Bank tersebut. YP yang mengendarai sebuah mobil saat itu berhenti dikarenakan mobilnya mengalami kempes ban yang ternyata dilakukan oleh kedua pelaku tersebut. Beruntung pihak kepolisian dari Satlantas Polres Tangsel  cepat datang dan menggagalkan aksi tersebut.(RAZ/HRU)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill