Connect With Us

Kualitas Udara Tangerang dan Tangsel Buruk, Ini Dampaknya Bagi Kesehatan

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 15 Agustus 2023 | 19:29

Ilustrasi kota berpolusi (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Belakangan ini ramai pemberitaan terkait udara di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi salah satu yang paling berpolusi.

Berdasarkan laporan founder & CGO Nafas Piotr Jakubowski, tingkat polusi udara mengalami kenaikan signifikan pada Juli 2023 dibandingkan bulan sebelumnya.

Hasilnya, Tangsel menduduki posisi pertama dengan angka 60 µg/m3, sementara Tangerang berada di posisi keempat, yakni 52µg/m3.

Seperti diketahui, polusi udara terdiri dari zat-zat berbahaya dan beracun.

Lalu, bagaimana dampaknya pada lingkungan dan kesehatan manusia? Berikut ulasannya dilansir dari kanal YouTube Neuron, Selasa, 15 Agustus 2023.

Dampak Polusi terhadap Tubuh Manusia

Efek polusi udara terhadap kesehatan manusia sangatlah serius. Polutan-polutan yang terkandung dalam udara dapat memasuki tubuh melalui pernapasan. 

Dua sumber utama polusi udara adalah "point source" dan "non-point source". Sumber pertama berhubungan dengan polutan dari satu sumber, seperti emisi pabrik. Sementara sumber kedua mencakup polutan dari berbagai sumber, seperti kendaraan bermotor.

Ada dua jenis polutan utama: polutan primer dan polutan sekunder. Polutan primer dapat langsung merusak atau bereaksi di udara membentuk zat berbahaya. Sementara polutan sekunder terbentuk melalui reaksi antara polutan primer dan komponen udara.

Organ yang Terpengaruh

Tiga organ vital yang sangat rentan terhadap dampak polusi udara adalah paru-paru, jantung, dan otak.

Polutan-polutan udara, yang berupa molekul-molekul kecil, dapat dengan mudah masuk ke tubuh manusia melalui pernapasan. Mereka dapat menyebabkan inflamasi pada paru-paru, mengurangi kapasitas paru-paru seiring waktu, dan bahkan menyebabkan penyakit serius seperti asma, emfisema, bronkiolitis, dan kanker.

Dampak Polusi terhadap Jantung dan Pembuluh Darah

Polusi udara juga memiliki efek merusak pada jantung dan pembuluh darah. Molekul-molekul buruk dalam polusi dapat memasuki aliran darah, menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan oksigen. Polusi juga dapat menyebabkan inflamasi dan konstriksi pada pembuluh darah, meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Kelompok Rentan

Beberapa kelompok manusia lebih rentan terhadap dampak polusi udara, seperti individu dengan kondisi jantung atau paru-paru yang sudah ada sebelumnya, ibu hamil, pekerja di luar ruangan, anak-anak di bawah usia 14 tahun, dan atlet yang berlatih di luar ruangan.

Langkah-langkah Perlindungan Lingkungan dan Kesehatan

World Health Organization (WHO) merekomendasikan langkah-langkah untuk melindungi diri dari dampak polusi udara. Pertama, hindari berjalan di jalanan yang padat lalu lintas. 

Jika membawa anak-anak, pastikan mereka berada pada ketinggian yang lebih tinggi dari posisi knalpot kendaraan. Kedua, hindari menghabiskan waktu di daerah dengan banyak kendaraan, seperti di persimpangan lampu merah. Ketiga, pilih tempat berolahraga yang minim polusi. Keempat, kurangi penggunaan kendaraan saat tingkat polusi tinggi. Terakhir, hindari membakar sampah karena asapnya merusak kesehatan.

TANGSEL
Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Senin, 12 Januari 2026 | 21:37

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan bahwa rencana kerja sama soal sampah dengan pihak ketiga bukan pembuangan, melainkan skema pengolahan sampah modern yang berfokus pada pengurangan residu.

BANDARA
Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Senin, 12 Januari 2026 | 20:59

Cuaca buruk berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang sejak pagi hari ini memicu gangguan besar pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Senin 12 Januari 2026.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

BANTEN
Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Senin, 12 Januari 2026 | 21:50

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi memulai pembangunan dua Sekolah Rakyat di Lebak dan Pandeglang. Proyek ini direncanakan berjalan cepat dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill