Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang ditemukan tewas mengenaskan di rel kereta rel listrik (KRL) dekat Stasiun Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga bunuh diri.
Kasi Humas Polres Tangsel AKP Agil membenarkan terkait temuan jasad pemuda dalam kondisi tewas mengenaskan, pada Senin 27 Mei 2024 sekira pukul 19.30 WIB.
"Diketahui korban berinisial HAH, 22, warga asal Jalan Tlogo Tirto, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga," katanya, Selasa 28 Mei 2024.
Jasad korban ditemukan Danru Security Stasiun Rawa Buntu yang mendapat informasi dari Masinis Kereta Api.
"Telah terjadi kecelakaan yang mana menurut informasi dari masinis ada seorang korban menabrakkan dirinya ke kereta yang sedang melaju dengan keadaan kencang," ujar Agil.
Lalu, saat mendapat laporan tersebut, para saksi melakukan pengecekan ke lokasi kecelakaan dan didapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi kepala terputus.
Atas kejadian tersebut security stasiun langsung melaporkan ke Polsek Serpong. Selanjutnya anggota piket mengevakuasi korban ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk menjalani pemeriksaan terhadap jenazah.
"Hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi pada korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dan diduga korban meninggal dunia karena bunuh diri," ujar Agil
Kasus tersebut kini masih ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Serpong.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGJajaran Polda Banten melalui Satreskrim Polres Cilegon menggagalkan upaya penyelundupan ratusan ribu Benih Bening Lobster (BBL) atau benur senilai puluhan miliar rupiah.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews