Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TANGERANGNEWS.com-Kapolsek Balaraja, Polresta Tangerang, Kompol Yudha Hermawan mengimbau kepada masyarakat di wilayah hukumnya untuk terus meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi tindakan pencurian. Pasalnya, wilayah Balaraja kini marak terjadi kasus pencurian.
"Imbauan kepada masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan di mana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja," ujarnya kepada TangerangNews.com, Kamis, 29 September 2022.
Menurutnya, terkadang masyarakat terlena saat melakukan aktivitas jarak dekat dan kunci motor ditinggalkan begitu saja.
Baca juga: Ingin Punya Motor, Pemuda di Balaraja Tangerang Malah Dipukuli Massa
"Ketika menggunakan motor tetap harus tertib, kemudian dikunci stang, bila perlu double kunci dan gembok," imbuhnya.
Ia menyebut, jangan sampai memberikan kesempatan untuk maling beraksi.
"Pada prinsipnya orang jahat, ada niat, ada kesempatan terjadilah kejahatan, Harusnya di mana pun, kapan pun, harus tetap waspada setidaknya dikunci stang," jelasnya.
Ia menyarankan, jika ke suatu tempat tersedia kantung parkir, manfaatkanlah fasilitas ini demi menghindari maling.
"Parkirlah di tempat yang ramai dan aman, kemudian bisa terlihat kamera pengawas CCTV," pungkasnya.
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews