Connect With Us

Berhasil Ungkap Penyebab Ledakan Mercon, Enam Polisi Raih Penghargaan

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 31 Oktober 2017 | 20:00

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombespol Harry Kurniawan saat apel memberikan penghargaan kepada anggotanya pada Senin (30/10/2017). (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Enam anggota  Polres Metro Tangerang Kota dan anggota Polsek Teluknaga mendapatkan penghargaan dari Kapolres Metro Tangerang Kota, KombesPol Harry Kurniawan, pada Senin (30/10/2017).

Penghargaan tersebut  diberikan  karena mereka mengungkap tersangka dan penyebab kebakaran yang menewaskan  50 korban jiwa.

Keenam anggota Reserse tersebut diantaranya adalah Iptu Gusti Arsad, Aiptu Andi, Fajar Yasin, Aiptu Agus Eko, Bripka Arqi Afiandi, Brigadir Subur Rahayu, dan Kapolsek Teluknaga yakni Akp Fredy yudha.

"Sebagai wujud penghargaan pimpinan dan dukungan terhadap anggota yang melaksanakan tugas tanpa mengenal waktu dan tenaga," ujar Kapolres.

Sebelumnya, tim gabungan telah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi yang kemudian mengerucut menjadi dua saksi yang terindikasi menjadi tersangka.

Kedua tersangka itu yakni pemilik PT Panca Buana Cahaya, Indra Liyono, dan Direktur Operasional Perusahaan, Andria Hartanto.

"Karena keuletan dan kegigihan serta dedikasi yang tinggi anggota tersebut.  Maka kemudian dapat keterangan siapa yang bertanggungjawab dalam perusahaan tersebut," tambah Kapolres.(DBI/HRU)

BANTEN
Andra Soni Wanti-wanti ASN Dilarang Titip Siswa di SPMB SMA/SMK Negeri 2026

Andra Soni Wanti-wanti ASN Dilarang Titip Siswa di SPMB SMA/SMK Negeri 2026

Selasa, 5 Mei 2026 | 14:48

Gubernur Banten Andra Soni secara tegas melarang keras praktik titip-menitip siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill