Connect With Us

Jelang Nataru, 15.200 Miras & 35.000 Petasan Digilas di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 21 Desember 2018 | 16:00

Puluhan ribu botol berisi minuman keras (miras) sekaligus petasan digilas saat Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat Lilin Jaya 2018 di Mapolres Metro Tangerang, Jumat (21/12/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Puluhan ribu botol berisi minuman keras (miras) sekaligus petasan digilas saat Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat Lilin Jaya 2018 di Mapolres Metro Tangerang, Jumat (21/12/2018).

Pemusnahan barang bukti hasil operasi Pekat Jaya 2018 tersebut dilakukan untuk mencegah hal-hal yang dapat menganggu Kamtibmas.

"Kita memusnahkan miras baik berbagai macam jenis sebanyak sekitar 15.200 ini hasil operasi Pekat yang kami laksanakan beberapa Minggu yang lalu. Ditambah juga ada 35.000 petasan," ujar Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan.

Menurut Kapolres, perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 di Kota Tangerang harus berjalan dengan aman. Untuk itu, pemusnahan massal tersebut pun akan mendukung Operasi Lilin Jaya 2018.

"Nah ini gunanya untuk ambil langkah tindakan preventif agar dalam pelaksanaan operasi Lilin ini berjalan dengan aman dan kondusif," ucapnya.

Operasi Lilin Jaya sendiri berlangsung hingga 2 Januari 2019. Sebanyak 1.385 personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru.

Selain itu, dalam operasi Lilin Jaya juga kepolisian menempatkan dua pos dan sembilan pos pelayanan di tempat-tempat rumah ibadah umat Nasrani.

"Personel ditambah lagi dari unsur TNI dan Pemerintah Daerah serta bantuan masyarakat yaitu Senkom dan Pokdarkamtibmas semua bersama-sama bersinergi untuk melakukan pengamanan," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menambahkan, bahwa pihaknya akan siap bersinergi dengan tiga pilar untuk menjaga Kota Tangerang tetap aman.

"Jajaran kami akan duduk bersama dengan tiga pilar membahas persoalan-persoalan untuk antisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi dan agar bisa berjalan bareng kepada masyarakat untuk melihat kondisi yang sebenarnya dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru ini," imbuhnya.(MRI/RGI)

WISATA
Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:58

Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill