Connect With Us

REI Banten Nyerah Bangun Rusunami di Kota Tangerang dan Tangsel

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 6 Juni 2015 | 19:19

Kebutuhan tempat tinggal sangat penting untuk masyarakat Kota Tangerang dan Kota Tangsel. Pemerintah seharusnya menggandeng REI untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut. (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG SELATAN-Maraknya pembangunan Apartemen di Kota Tangerang dan Tangsel saat ini tak membuat DPD Real Estate Indonesia (REI) berupaya keras membangun juga seperti halnya yang dilakukan disetiap perusahaan tempat mereka bekerja. Hal itu diakui Ketua DPD REI Banten Soelaeman Soemawinata beberapa waktu lalu kepada tangerangnews.com.

"Banyak ya hambatannya, misalnya lahannya mahal, bayangkan saja harganya berkisar Rp9 juta per meter. Kita enggak mungkin bangun rumah kalau di sini (Tangerang). Memang di Tangerang paling cocok rusunami, tetapi tetap sulit," ujar Soelaeman.

Disinggung maraknya pembangunan apartemen di Kota Tangerang dan Tangsel, Soelaeman menjelaskan, untuk yang non subsidi pihaknya melepas ke pasar bisnis. "Karena memang kan keuntungan untuk yang non subsidi diatas 30 persen, kalau untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau bersubsidi kan keuntungan sudah diatur, hanya sekitar 10-20 persen saja," tutur Soelaeman.

Jadi apakah REI Banten ada rencana membangun Rusunami untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Tangerang dan Kota Tangsel? "Belum tahu, kita cari dulu datanya. Saat ini memang sulit, karena memang lebih banyak laku yang non subsidi, seperti Kota Ayodhya saja, saat ini paling murah Rp300-jutaan," ujar Soelaeman.

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:12

Jajaran kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial Prada ABS di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 Juli 2026, lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill