Connect With Us

Penyebar Video Dua Sejoli yang Diarak di Cikupa Mengaku Cuma Iseng

Mohamad Romli | Kamis, 23 November 2017 | 16:00

GS tersangka penyebar video pasangan yang dibugilkan warga di Cikupa ditangkap petugas Polresta Tangerang. (@TangerangNews.com 2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Perbuatan GSD, 18, harus menjadi pembelajaran bagi para pengguna internet dan media sosial, karena perilaku isengnya, kini ia terancam pidana enam tahun penjara lantaran dianggap melanggar Pasal 45 ayat 1 UU No 19/2016 tentang Perubahan atas UU Nomor No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

Pemuda kelahiran Sumatera Selatan yang mengontrak di Jatiuwung, Kota Tangerang tersebut diciduk Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Tangerang karena telah menyebarluaskan dua video penganiayaan terhadap sejoli R dan M, yang dituduh berbuat mesum beberapa waktu yang lalu di Kampung Kadu, Kelurahan Sukamulya, Cikupa.

Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif mengatakan, awalnya GSD iseng masuk ke aplikasi Facebook dari telepon selulernya pada Minggu, (12/11/2017) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kemudian, di halaman beranda akun Facebooknya, ia melihat sebuah akun atas nama khadafi membagikan video penganiayaan sejoli itu yang berasal dari dari akun Jharann Buang.

"Karena tersangka tertarik dengan judul yang ditulis oleh akun Facebook Jharann Buang, tersangka kemudian mengunduh video tersebut," ujarnya saat menggelar press release dihalaman Mapolresta Tangerang, Kamis (23/11/2017).

Tak hanya mengunduh dua video, pemuda tersebut pun mengunggah kembali dua video itu ke akun Facebooknya sekitar pukul 22.00 WIB.

Hingga Senin (13/11/2017), sekitar pukul 13.00 WIB atau 15 jam kemudian, 3.000 akun sudah memberikan like terhadap  dua video yang diunggahnya. 

Beragam komentar pun bermunculan, diantaranya ada yang meminta kedua video tersebut dihapus. "Tersangka pun kemudian menghapus dua video yang melanggar kesusilaan tersebut dari akun Facebooknya," tambah Sabilul.

GSD pun kemudian diciduk polisi setelah Tim Cyber Reskrim Polresta Tangerang mencari pelaku pengunggah video bermuatan kekerasan dan pornografi sehingga menjadi viral di media sosial.

"Kasus ini harus menjadi pembelajaran agar masyarakat sadar hukum, tidak main hakim sendiri, serta menggunakan media sosial dengan bijak," tukasnya.(RAZ/HRU)

OPINI
Ijin Freeport Diperpanjang, Rakyat Dapat Apa?

Ijin Freeport Diperpanjang, Rakyat Dapat Apa?

Rabu, 12 Juni 2024 | 15:21

Adapun perpanjangan waktu ekspor konsentrat tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang mempertimbangkan kelangsungan produksi dan pencapaian hilirisasi industri.

HIBURAN
Serunya Bermain Salju Bersama Tayo the Little Bus di Mal Ciputra Tangerang

Serunya Bermain Salju Bersama Tayo the Little Bus di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 24 Juni 2024 | 18:06

Mal Ciputra Tangerang kembali menghadirkan event untuk mengisi liburan sekolah yakni Snow Fantasy With Tayo The Little Bus, yang berlangsung dari tanggal 14 Juni hingga 14 Juli 2024.

BISNIS
PLN Suplai 210 GWh Energi Hijau ke Perusahaan H&M Group

PLN Suplai 210 GWh Energi Hijau ke Perusahaan H&M Group

Senin, 24 Juni 2024 | 10:27

Dalam upaya mendukung dekarbonisasi sektor industri di Indonesia PT PLN (Persero) akan menyediakan pasokan energi hijau sebesar 210 Gigawatt hour (GWh) per tahun untuk perusahaan fesyen global H&M Group.

TANGSEL
Kirana Ashawidya Baskara, Siswi SMA Tangsel Terpilih Jadi Paskibraka Nasional 2024

Kirana Ashawidya Baskara, Siswi SMA Tangsel Terpilih Jadi Paskibraka Nasional 2024

Senin, 24 Juni 2024 | 17:26

Kirana Ashawidya Baskara, siswi SMA Labschool Cirendeu Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terpilih sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat tahun 2024.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill