Connect With Us

Wuih, Polwan Ini Sengaja Dirampok Untuk Tangkap Pelaku di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 12 September 2017 | 17:00

Bripda Nadia (Kiri), anggota Polres Metro Tangerang. (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bripda Nadia, anggota Polres Metro Tangerang, ini bisa dibilang tak kenal takut dalam menjalankan tugasnya menindak kriminalitas. Untuk menangkap pelaku perampokan yang kerap menincar pengendara motor di Jalan Benteng Jaya, belakang Robinson, Kota Tangerang, dia sengaja menyamar sebagai warga sipil agar diincar oleh pelaku.

Meski tahu resikonya bahwa pelaku bisa saja melukainya dnegan senjata api atau senjata tajam, namun dia tetap menjalankan tugasnya aga bisa menangkap pelaku yang sudah banyak korban itu.

Pada Senin (11/9/2017) malam, Bripka Nadia mulai menjalankan aksinya. Dia berkendara dengan sepeda motor seorang diri denganmembawa barang bawaan sebagai pancingan, karena dari riwayat komplotan tersebut, mereka selalu mengincar korban perempuan yang berkendara saat sepi. BACA JUGA : Bos Matador Nyaris Dirampok di Tangsel

Ketika Nadia melintas, di Jalan Benteng Jaya, tidak lama ada seorang pria yang mengendarai sepeda motor juga langsung memepet Nadua dan berusaha merampas merampas barang milik Nadia. Akibatnya, Nadia sempat terjatuh dan bergelut dengan perampok itu.

"Pelaku dengan inisial TF membuat Bripda Nadia jatuh lalu ada pergumulan karena Bripda Nadia mempertahankan barangnya. Saat itu juga, tim kami menyergap TF sehingga bisa diamankan langsung," Kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan, Selasa (12/9/2017).

Menurut Kapolres, sebelum meringkus TF,  penyidik sudah mengamankan beberapa anggota komplotan perampok tersebut, yakni SH, AK, dan HD. Dari keterangan sementara yang dihimpun, mereka mengaku sudah 11 kali merampok korban dengan ciri-ciri serupa, yaitu perempuan dan seorang diri mengendarai sepeda motor di jalan yang sepi saat malam hari.

"Mereka sudah merampok 11 kali dari 22 Juni sampai 6 September 2017 kemarin. Tujuh kali merampok di Tangerang, empat kali di luar Tangerang," ujar Harry.

Keempat memilik peran masing-masing saat merampok, dengan tiga orang sebagai spesialis perampok atau penjambret dan satu lagi menadah hingga mencairkan uang hasil perampokan. Bersama dengan para pelaku, turut diamankan alat bukti berupa dua unit sepeda motor dan sejumlah ponsel. BACA JUGA : Perampok Sekolah Muhammadiyah Tangsel Gondol Uang SHU Lebaran

“Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” tukas Kapolres.(RAZ)

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

NASIONAL
PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

Kamis, 24 September 2026 | 19:55

PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill