Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Upaya percobaan perampokan nyaris terjadi kepada salah seorang pengusaha hiburan malam Matador berinisial H di Kawasan BSD , Serpong , Tangsel pada Selasa (5/9/2017) lalu.
Kapolsek Serpong Kompol, Deddy Kurniawan kepada TangerangNews.com Sabtu (9/9/2017) mengatakan, hingga kini pihaknya masih terus memburu pelaku dan sudah mengantongi identitas para pelakunya tersebut.
"Insyaallah dalam waktu dekat ini kita ungkap, sudah teridentifikasi tinggal tunggu waktunya aja,"ungkapnya. BACA JUGA : Belok ke Pinang, Driver Ojek Online Rampok Penumpang
Selain itu, Kapolsek Serpong yang baru menjabat ini mengungkapkan, bahwa para pelaku upaya perampokan tersebut berasal dari salah satu kelompok yang sudah diketahuinya
"Dari kelompok tertentu. Sementara saya belum bisa ngomong karena belum ketangkap orangnya. Nanti saja," ungkap Deddy.
Sebelumnya, pada Selasa (5/9/2017) pemilik Matador berinisial H tersebut baru saja pulang dari Kantor Wisma BCA, BSD.
Dirinya yang sedari awal udah merasa curiga lalu akhirnya meminta bantuan Polisi untuk mengawalnya. Polisi bersenjata lengkap sempat kejar-kejaran dengan 4 orang pelaku yang menggunakan mobil Avanza hitam. Mobil para pelaku terus melaju ditengah padatnya arus lalulintas di Jalan Raya Serpong.
Mulanya, pihak kepolisian sempat tertinggal. Namun bisa menemukan mobil yang ditumpangi kawanan pelaku yang ditinggal di Jalan Flores II Nusa Loka 14.4 BSD, Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong. BACA JUGA : Perampok Sekolah Muhammadiyah Tangsel Gondol Uang SHU Lebaran
Namun para pelaku akhirnya berhasil kabur menaiki pembatas antara perumahan dengan Kali Angke.
"Waktu itu udah kita hantem pake senapan,tapi pelurunya gak keluar semua,"heran Deddy.(DBI)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGFenomena pengangguran sarjana menjadi sorotan banyak pihak. Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan memberikan pandangan mendalam mengenai akar permasalahan ini.
Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa mencatat sebanyak 116 kasus perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di sepanjang 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews